ELFARIZI

BERBAGI, BERCERITA.

Tur Bengkulu

Bulan Desember lalu (di saat puasa daring), saya sempat jalan-jalan. Tujuannya buat penyegaran (refreshing) sebelum ujian akhir semester (UAS). Ya, memang kebanyakan orang melakukan penyegaran setelah berpusing-pusing ujian, tapi saya malah sebaliknya. Konon, dugaan saya dulu, kalau jalan-jalan dulu sebelum UAS, nanti dijamin segar beneran pas ngerjain ujian. Tapi, hasilnya malah sebaliknya😦 Pas UAS, tetep aja otak dibuat mumet semumet-mumetnya.

Di antara beberapa pilihan tempat tujuan (pilihannya Yogya, Belitung, atau Bengkulu), saya akhirnya pilih jalan-jalan ke Bengkulu. Yah, emang udah lama pengen balik lagi ke Bumi Rafflesia itu sejak pertama ke sana pada 2007. Alasan pilih Bengkulu, karena ongkosnya relatif murah tapi sensasi luar Jawa-nya tetep dapet. Secara, udah bosen juga injek-injek tanah Jawa melulu:mrgreen: Di Bengkulu juga ada saudara. Itu artinya, saya gak takut kehabisan perbekalan kalau misalnya mepet😀 Jadilah, saya pergi ke Bengkulu dari 13-20 Desember 2012.

Pembayaran Tiket Lion Air via ATM BCA

Pada perjalanan kedua ini, saya pake pesawat. Gak kayak waktu pertama, saya baik bus Bengkulu Kito tujuan Bandung-Bengkulu. Saya pilih Lion Air di antara tiga maskapai pilihan yang ada, selain Sriwijaya Air dan Batavia Air. Alasannya apa lagi kalau bukan tiket promo Lion Air kebetulan yang paling murah:mrgreen: Saya dapat harga tiket Rp450.000,- untuk Jakarta-Bengkulu dan Rp 410.000,- untuk Bengkulu-Jakarta. Saya beli langsung tiket pulang pergi (PP) secara daring dari http://www.lionair.co.id dan melakukan pembayaran via ATM BCA.

Awalnya sempat kebingungan buat bayar tiket yang sudah dipesan. Soalnya, setelah saya cek di menu PEMBAYARAN di ATM BCA, tidak ada pilihan pembayaran untuk tiket pesawat Lion Air. Sempat agak bingung, saya langsung cek di Profesor Google, ternyata banyak informasi tentang ini. Cara pembayaran tiket Lion Air via ATM BCA ternyata mudah tapi ribet. Di layar menu utama, pilih menu TRANSAKSI LAINNYA lalu pilih PEMBAYARAN lalu pilih LAIN-LAIN. Nah, ketika pilih menu LAIN-LAIN, kita akan diminta kode perusahaan. Nah, ternyata kode perusahaan Lion Air itu 710110. Setelah memasukkan kode itu, pilih BENAR dan lanjutkan mengisi 13 digit kode pembayaran. Taraaa! Akhirnya berhasil😀 Ya, informasi ini saya kasih tahu ke orang yang belum tahu. Kalau udah tahu, diem aja ya hehe😆

Jalan-jalan di Bengkulu

Di Bengkulu, tentu daya pikat utamanya adalah pantai. Secara geografis, Provinsi Bengkulu memang terletak memanjang dari selatan ke utara di Pantai Barat Sumatra. Kota Bengkulu sebagai ibu kota juga terletak di lepas Samudera Hindia. Bagi orang Bandung seperti saya, pantai tentu jadi objek menarik. Secara, setiap hari di Bandung-Cianjur, ke mana-mana yang dilihat, kan, gunung:mrgreen: Di Kota Bengkulu terdapat beberapa pantai yang (sebetulnya) menarik, seperti Pantai Panjang, Pantai Tapak Paderi, dan Pantai Malabero. Sayangnya, pantai-pantai yang itu tidak didukung sarana dan prasarana yang baik. Bahkan, pembangunan fasilitas dibiarkan terbengkalai dari sejak saya ke sana tahun 2007.

Selain itu, di Bengkulu juga terdapat banyak objek wisata sejarah. Waktu seminggu, gak mau saya sia-siain dong buat datangin semua tempat yang bersejarah di Bengkulu. Sebagai perkenalan, saya berkunjung dulu ke Museum Negeri Provinsi Bengkulu di Jalan Pembangunan Padang Harapan. Di sana, cukuplah buat pengetahuan tentang provinsi Bengkulu yang multisuku dan budaya. Selain itu ada juga Rumah Bung Karno, Rumah Fatmawati, Danau Dendam Tak Sudah, Benteng Marlborough bekas koloni Inggris, Makam Inggris, dan beberapa benteng pertahanan peninggalan Inggris.

Cukup puas di kota, di hari ketiga saya pergi ke tempat saudara di permukiman Transmigrasi di Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara. Waktu tempuh dari Kota Bengkulu ke Putri Hijau sekitar 5 jam menggunakan sepeda motor atau 6-7 jam menggunakan mobil travel. Sepanjang jalan, saya disuguhi pemandangan laut Samudera Hindia, melewati berbagai pantai yang indah dan unik. Sempat berhenti di beberapa daerah yang dilewati. Uniknya di Bengkulu, beberapa daerah yang dilewati berpenduduk dengan suku yang berbeda sehingga bahasa derah yang digunakan pun berbeda-beda. Mulai suku Melayu Bengkulu yang tinggal di daerah kota, suku Rejang, suku Pekal, suku Lembak, dan dominasi suku Jawa di daerah Transmigrasi.

Perjalanan sepanjang Kota Bengkulu-Kabupaten Bengkulu Tengah-Air Muring terbilang cukup mulus. Selain disuguhi pemandangan pantai, jalanan yang dilalui juga 80% mulus karena merupakan jalan utama provinsi (lintas barat Sumatra). Tapi, pas sampai Pasar Air Muring, perjalanan mulai berasa seperti jalur off road. Di Putri Hijau memang tidak ada objek wisata yang cukup khas, tapi suasana kompleks permukiman para transmigran yang berada di daerah hutan, perkebunan karet dan sawit, yang masih dihuni satwa liar seperti gajah, babi hutan, dan beruang, cukup memberikan sensasi luar biasa buat saya hehe. Soalnya selama ini kan tinggal di hutan beton yang dihuni satwa besi penyebar polusi:mrgreen:

Perjalanan seminggu memang tidak cukup. Tapi berhubung ada banyak kewajiban menanti, akhirnya saya kembali ke Bandung lagi🙂

Bonus🙂

 

Gak nemu yang begini di Bandung mah😐

Gak kalah keren kan sama Bali? Eh, gak tau dink. Belum pernah ke Bali :mrgreen:

Gak kalah keren kan sama Bali? Eh, gak tau dink. Belum pernah ke Bali:mrgreen:

Makam Inggris

Benteng Marlborough

Nasi Lemang dan Tape. Ternyata si ibunya orang Bandung. Berasa ketemu saudara seperantauan:mrgreen:

Kelapa muda sama jagung bakar dulu di depan Danau Dendam Tak Sudah (ngeri dong nama danaunya!)

Ari lagi beraksi. Begini suasana rumah di permukiman transmigran.

41 comments on “Tur Bengkulu

  1. Ping-balik: Ngidam Pantai | ELFARIZI

  2. Herman
    5 September 2013

    Dimana dan air muring nya?

  3. lazione budy
    24 Agustus 2013

    Jadi pengen jalan-jalan ke sana.😀

  4. Ping-balik: Bumi Raflesia atau Kota Fatmawati? | anzielova

  5. De Cipia
    26 Juli 2013

    Dan liburan tahun ini kami juga berencana ke Bengkulu. Inshaa ALLAH🙂

  6. easy
    18 Maret 2013

    aargh.. jadi kangen bengkulu deh.
    itu kotor banget air yang mandi ditempat transmigrasi

  7. Ping-balik: CT156. MERAIKAN AWARD | LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

  8. Ping-balik: CT156. MERAIKAN AWARD | LAMAN MENULIS GAYA SENDIRI G2

  9. Ida Ratna Isaura
    5 Maret 2013

    pantai memang selalu bagussss. . . . heheheheh. . .

    wisata sejarang emang menyenangkan. . . pasti yang pertama kepikiran foto2, ngeksisss. . . xixixi

  10. maman
    26 Februari 2013

    yang nyemplungin arie jangan2 bang elfarizi ya..hehe

    thx for coming to my blog..
    sering kunjung2 yee.. hehe

  11. Rifai Prairie
    21 Februari 2013

    Wow.. keren. gue mau kapan-kapan ke sana (belum pernah), mau ketemuan sama saudara rimba gue((tupai liar), hehehee
    kok ada ya nama danau dendan tak abis-abis??? kok nggak difoto juga?! btw kapan-kapan kasih foto kamu dong yang lagi nampang.🙂 hehee

  12. niee
    14 Februari 2013

    waahh,, informasi menarik neh el, soalnya kala liburan gak pernah terfikirkan untuk pergi ke Bengkulu misalnya. seru-seru. boleh deh masuk list tempat di Indonesia yang pengen dikunjungi😀

  13. Falzart Plain
    11 Februari 2013

    Cieeeh… yang liburan nggak kabarin…

  14. De Cipia
    2 Februari 2013

    Foto terakhir itu pure banget ya…. Pake kamera apa Mas?

  15. arip
    1 Februari 2013

    Meski cuma ngeliat, jadi berasa anak pantai.😎

    Huuh bosen Bandung mah, liat kemanapun ada gunung.

  16. cumakatakata
    31 Januari 2013

    bengkulu..
    belum pernah kesana saya El..😦

  17. akbar
    28 Januari 2013

    aku akbar, aku tinggal di bengkulu saat ini, aku sgat senang agan mau kunjungi bengkulu, menurut crita agan hmpir benar semua tntang bkulu trutama pantai yg bgus n krngny fasilitas, tp mungkin agan blum kunjungi pantai linau di daerah kabupaten bintuhan itu indah bget pasir kuning n air laut yg biru…
    agan ad keturunan bkl ya it bgs, ak aj yg tinggal disini udh lama bkn asli bengkulu, tapi lampung.
    pantai panjang itu ngak jauh dri rmh saya gan, mampir klo kesini lgi.

  18. Ely Meyer
    27 Januari 2013

    Wow .. foto fotonya keren El, jadi pengen makan jagung bakar nih 🙂

    penasaran juga nih nasi Lemang kayak apa ya rasanya ?

  19. ndaroini
    27 Januari 2013

    kapan ya aku bisa main main ke sana, menikmati pantai yang indah ituh

  20. Alief
    27 Januari 2013

    wah, pemandangannya indah banged kayaknya ya….

  21. Pendar Bintang
    26 Januari 2013

    Sik asik yang habis liburan….
    Saya juga baru kembali dari Kaltim menghabiskan liburan….
    Bukan tempat yang tepat tapi sedang menginginkan sesuatu yang beda dan mendapatkannya di sana.,…

  22. gadgetboi
    25 Januari 2013

    konon saya masih ada darah bengkulu dari kakek (bapak ibu) saya.:mrgreen: tapi kakek saya pun semenjak ditugaskan di siliwangi bandung tidak pernah ke bengkulu lagi hingga tutup usia. suatu saat ah saya akan ke sana. karena kata orang-orang kopinya mantab di sana. kopi luwak konon murah. nyobain engga selama di sana?

  23. Ilham
    24 Januari 2013

    pantainya bikin ‘horny’ pengen kesana..😀

  24. orange float
    24 Januari 2013

    asyiknya bisa liburan, meski dekat saya malah belum pernah ke bengkulu ;(

  25. Mila
    24 Januari 2013

    waduh enaknya jalan jalan lintas pulau gitu, impian saya juga ke sumatra dan kalimantan … hmmm, kapan ya diijinkan Allah🙂

  26. Mita Alakadarnya
    24 Januari 2013

    es kelapa muda dan jagung bakarnya menggoda oe,,,,😀

  27. puchsukahujan
    24 Januari 2013

    ooo, hiatus ngeblog ternyata jalan-jalan (dan UAS)😀

  28. indarmeliananursin
    24 Januari 2013

    kelapa muda sama jagung bakar hmm…

  29. SITI FATIMAH AHMAD
    24 Januari 2013

    Assalaamu’alaikum wr.wb, Elfarizi…

    Indahnya kunjungan ke Bengkulu. Tapi, kenapa tarikhnya 13-20 Desember 2013. Wah… hebat sekali, belum berwisata sudah ada ceritanya…hehehe. Ini pasti kerana terlalu teruja dengan perkongsian wisatanya sehingga tersilap menulis tarikh.😀

    Cantik ya pemandangan di sana. Bikin saya iri dan berkeinginan untuk ke sana juga. Suasana pantainya ternyata damai dan masih asli tanpa pencemaran. Tinggalan penjajah Inggeris juga masih ada ya. Yang asyiknya liat anak mandi manda.

    Semoga ke Belitung pula ya, tempat filemnya Laskar Pelangi. Ingin sekali saya mengetahui keindahan pulau dan pantainya selain kehidupan penduduknya di sana. Suka sekali melihat filem tersebut.

    Salam sukses dari Sarikei, Sarawak.😀

    • elfarizi
      24 Januari 2013

      Hahaha, iya Bunda. Terlalu semangat sampai salah menulis tarikh😆

      Iya, insya Allah Bunda mudah-mudahan bisa ke sana.

  30. kangyaannn
    23 Januari 2013

    sama El di sini juga gak nemu pantai hehe….

    asyik El jalan jalan sekalian ketemu sodara…

  31. Asrie
    23 Januari 2013

    pantaaiiii….., WOWWW….
    #ngiler😦

  32. fiaz
    23 Januari 2013

    harusnya gue di ajak nih,. jadi pengen main kesana juga

Silakan komentar apapun :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

%d blogger menyukai ini: