ELFARIZI

BERBAGI, BERCERITA.

Yuk, Selamatkan Anak Indonesia!

Hei, Indonesiaku … tanah subur rakyat makmur. Hei, Indonesiaku … aku sayang kepadamu.

Tanam salak tumbuh salak, tanam duren tumbuh duren, tanam padi tumbuh padi.

***

Masih ingat petikan lagu di atas? Itu, lho, lagu anak yang ngetren medio 1990-an. Itu hanya sebagian dari lagu anak yang sangat hits pada saat itu. Selain Enno Lerian yang menyanyikan lagu ini dan Dudidam, masih banyak penyanyi anak yang saat itu begitu saya gemari. Sebut saja Agnes Monica dengan bala-bala-nya, Tri Kwek-kwek dengan Katanya, Joshua dengan Cit Cit Cuit, atau Saskia-Geovani dengan Bang Bing Bung.

Musik anak memang sangat berjaya saat itu. Bahkan, program musik khusus anak juga marak di televisi, seperti Arena Bocah Cilik dan Cilukba (SCTV), Tralala Trilili yang dipandu Agnes Monica, atau Kring Kring Olala yang dipandu Melisa dan terkenal dengan jargonnya, “Apa Kabar Dunia? Tetep Asyik …” Meski, saya juga agak bingung, apakah “tetep asyik” itu pertanda baik-baik saja atau sebaliknya🙂 Ditambah lagi, kehadiran drama musikal Petualangan Sherina membuat musik anak semakin inovatif, karena dapat dinikmati dalam bentuk film.

Lagu Dunia Anak yang dinyanyikan banyak penyanyi anak yang hits saat itu, seperti Dhe Ananda, Leonny, Geovani, Saskia, dan lain-lain. (Sumber: Youtube.Com)

Lagu Cindy Cenora yang menggambarkan keindahan Pulau Bali. (sumber: Youtube.Com)

Selain lagu-lagu populer di atas, lagu-lagu masterpiece karya para penggubah lagu anak juga begitu mudah “ditemukan” karena hampir setiap anak saat itu mengenali dan senang menyanyikannya. Misalnya, saat saya masih bersekolah SD, dalam setiap pelajaran Kesenian, selalu dilakukan “ritual” menyanyi lagu anak sebelum memulai pelajaran. Sebut saja, lagu-lagu Ibu Sud, seperti: Hai Becak, Kupu-kupu, atau Tiktik Bunyi Hujan; lagu-lagu AT Mahmud, seperti Ambilkan Bulan, Bu atau Kereta apiku; serta lagu-lagu Pak Kasur, seperti: Dua Mata Saya atau Topi Saya Bundar.

Bagaimana dengan hari ini? Ironisnya, seiring berkembangnya teknologi, anak-anak seakan semakin kehilangan dunianya. Salah satunya tercermin dari realita musik anak Indonesia saat ini. Begitu mudah menemukan anak-anak menyanyi–di rumah, jalan, atau televisi–namun saya yakin bahwa begitu sulit menemukan anak-anak menyanyikan lagu yang sesuai dengan umur mereka, kecuali anak-anak usia dini yang sedang belajar di PAUD atau TK.

Jika melihat semarak musik anak dahulu (era 90-an), setidaknya ada dua hal yang berperan besar di dalamnya, yaitu dunia pendidikan dan media. Jika batas usia anak-anak adalah 0-12 tahun, maka tidaklah keliru jika saat saya SD masih ada “ritual” menyanyikan lagu anak sebelum belajar Kesenian. Berbeda dengan saat ini, saat anak SD sudah kehilangan “gairah” untuk menyanyikan lagu-lagu anak, bahkan mereka memiliki pengetahuan yang sedikit. Wajar saja, toh, lagu-lagu anak hanya biasa diajarkan oleh guru-guru PAUD dan TK.

Anak-anak PAUD bernyanyi bersama. Saat ini, hanya TK dan PAUD yang konsisten “mengajarkan” lagu-lagu anak. (Sumber: koleksi pribadi)

Selain itu, peran media saat ini juga tidak begitu menggembirakan. Saat musik anak “mati suri” di awal abad ke-21 ini, sebenarnya saya cukup senang saat salah satu stasiun televisi swasta menggelar kontes pencarian bakat menyanyi khusus anak-anak, yaitu Idola Cilik. Sebagian orang tentu menyambut positif. Anak-anak kembali mendapat porsi hiburan yang layak dikonsumsi, meski sangat sedikit. Setidaknya, mereka tidak hanya melahap musik-musik dewasa yang dimiliki hampir setiap stasiun televisi.

Namun, harapan yang muncul tidak sepenuhnya dapat terobati. Meski kontes menyanyi untuk anak-anak, tidak sedikit lagu-lagu yang dipilih sang kontestan adalah lagu-lagu orang dewasa, yang biasa dinyanyikan penyanyi solo atau band-band yang sedang hits. Meski dengan lirik yang disesuaikan, namun hal tersebut sama artinya dengan terus mengampanyekan lagu-lagu (yang dinyanyikan) orang dewasa hingga makin melekat di memori anak-anak.

Ciri khas musik anak adalah keceriaan dan tema-tema lagunya yang sederhana dan mengandung nilai pendidikan. Kehadiran Kiesha Alvaro dan Cinta Kuya yang mulai melahirkan benih baru di dunia musik anak saat ini patut dihargai. Meski, secara kualitas, masih jauh dengan Cikita Meidy, Joshua, atau Meisy yang sama-sama seusia mereka saat pertama bernyanyi. Berbeda dengan The Lucky Laki Band (anak Ahmad Dhani) yang berkesan band anak-anak, namun lirik lagu yang dibawakannya “lebih dewasa” dari umurnya. Seperti: Aku bukan superman, aku juga bisa nangis. Bila kekasih hati, pergi meninggalkan aku.

Adik-adik saya, kebetulan beda nasib. Cinta Kuya dan Keisha Alvaro. (Sumber: kapanlagi.com – edited)

Jadi, ini merupakan tantangan dan tanggung jawab bersama, baik pendidik (termasuk orangtua) hingga pegiat dunia hiburan, dan masyarakat pada umumnya. Biarkan anak-anak Indonesia mendapatkan hak mereka untuk menikmati musik anak-anak, dengan terus memberikan pengetahuan, membiasakan, dan menyosialisasikannya. Dengan demikian, anak-anak Indonesia dapat terselamatkan dari virus-virus lirik dewasa yang kian “menyerang”.

Yok, nyanyi sama-sama🙂 realita musik anak indonesia realita musik anak indonesia realita musik anak indonesia realita musik anak indonesia realita musik anak indonesia realita musik anak indonesia realita musik anak indonesia realita musik anak indonesia realita musik anak indonesia

153 comments on “Yuk, Selamatkan Anak Indonesia!

  1. ameer
    17 Juli 2012

    miris liat anak-anak jaman sekarang…

  2. steven
    8 Juni 2012

    miris di youtube ada anak anak nyanyi IWAK PEYEK
    ckckckckck

  3. Ping-balik: Makin Cinta Anak-anak « Catatan Elfarizi

  4. rianaadzkya
    5 Mei 2012

    Rasanya jaman dulu emang enakk daaah,,, hheehe

  5. sakura suri
    4 Mei 2012

    mulai dari musik, sampe film juga ya..
    anak-anak sekarang ada yang suka nonton sinetron..
    ckckck..
    jaman saya dulu ada filmnya joshua, yang anak ajaib, haha
    sekarang tiap maghrib acaranya sinetron muluuuu
    miris liat anak kecil jaman sekarang.
    ada juga games online/ps yg sering bnget dimainin anak-anak jaman sekarang
    kalo dulu mainnya masih banyak permainan rakyat gitu. mainnya di luar, rame-rame pula, jadi bisa bersosialisasi sama temen-temen lain..
    miris sekarang😦

  6. abdurahman
    1 Mei 2012

    Prihatin sama kondisi musik anak sekarang yaaa …

  7. ekagustianidhani
    30 April 2012

    Saya seorang Guru SD, terkadang (miris sekali ketika mendengar anak-anak hanya tau lagu-lagu orang dewasa, tapi kami tetap berusaha..berusaha mengenalkan ke mereka lagu-lagu yang sesuai umur mereka

    walau terkadang mereka selalu mengatakan “bu Guru….lagunya jadul…lagu lama….”

    tapi kami tetap berusaha..setidaknya lambat laun anak-anak mulai menyukai lagu-lagu yang selalu kami nyanyikan bersama..lagu trio kwek2, enno lerian, susan d k ria ….
    🙂

  8. Satusatuen
    28 April 2012

    dulu jamannya Radja, mana ada anak kecil yang engga hafal liriknya. Bahkan saya tahu beberapa anak yang hafal seluruh lirik lagu di album tersebut. ironis

  9. wah…keren…blognya OK banget..
    seneng sekali menemukan blog yg peduli pada dunia anak
    salam kenal sebelumnya..Saya zepe….
    Saya juga punya sebuah blog yg banyak membahas tentang dunia anak, termasuk lagu anak.
    bila anda peduli pd nasib lagu anak, silakan dwonload lagu anak GRATIS…
    Klik saja http://lagu2anak.blogspot.com
    salam cinta lagu2anak…

    Zepe

  10. Akhmad Muhaimin Azzet
    25 April 2012

    para orangtua dan pendidik sungguh perlu untuk memperhatikan persoalan ini….
    setuju Sob, sepakaaat….

    • elfarizi
      30 April 2012

      Makasih sudah mau sepakat, Mas🙂

  11. coratcoretadiitoo
    25 April 2012

    aku kangen lagu anak2 jaman ku. mama ira, adi bing slamet, dan lain lain

    • elfarizi
      30 April 2012

      Waaah … itu zaman mamaku waktu kecil hehehe😀

  12. 2PAI
    22 April 2012

    😎 dia candyman… woooo..oo orangnya keren.. hehee gue jd inget waktu dengerin lagu trio kwek-kwek. itupun gue denger 2001 pas adek gue belum masuk TK, sekarang udah gede. Jaman udah 12 tahun lewat, cari aja tuh lagu di tukang jual Cd (yang bajakan boleh juga!) pasti langka tuh lagu anak. adanya iwak peyekkk..iwak peyeeekkk.. kok nggak iwak asin aja sekalian. hehee kayaknya industri lagu anak bisa bangkit lagi, tapi sulit….

    • elfarizi
      30 April 2012

      Ya, kita optimistis saja, musik anak akan kembali bangkit🙂

  13. Marczumi Rumambay
    22 April 2012

    benar bgt sob, dunia pendidikan skrng smkin berantakan. ni imbas’a jg k dunia seni. bkan itu saja, anak2 skrng sudh byk yg tdk mndptkn pndidikn yg ssuai umur’a. msh umur 6 tahun tp nyanyi’a dah lagu “hamil duluan”. dunia sudh semakin gila…😦

    • elfarizi
      30 April 2012

      Hahaha … gak boong loh, tapi beneran ada anak tetangga saya yang waktu lalu saya lihat nyanyi lagu hamil duluan itu sambil joget. Orangtuanya malah ketawa-tawa😀

      • Marczumi Rumambay
        30 April 2012

        hahahaa, salah kaprah tu orng tua’a. nti klo anak’a ky gt dia br nangis2.:mrgreen:

  14. hii…. blognya kren..infornya bnr2 bermanfaat.
    Saya juga punya sebuah blog yg byk membahas tentang anak2, terutama dunia lagu anak…
    anda juga bisa donlot lagu anak gratis di sana..
    klik http://lagu2anak.blogspot.com
    kunjung balik ya…
    tuker link juga boleh kalo tidak keberatan…

    Salam cinta lagu2anak…

  15. farizalfa
    18 April 2012

    Sayapun cukup heran, entah kenapa sekarang lagu anak-anak seakan menghilang.😦

    • elfarizi
      30 April 2012

      Ya, mungkin alasannya seperti yang saya bilang, Mas🙂

  16. anislotus
    12 April 2012

    yup! setuju nih…
    Om saya nyari lagu2 jaman dulu untuk anak2nya dan gk ngebiarin mereka terpapar lagu2 dewasa sebelum waktunya…

  17. Ping-balik: Ibu Kos « Catatan Elfarizi

  18. cerita anak kost
    9 April 2012

    wah iya, kebanyakan sekarang uda ga pada nyanyiin lagu seusia mereka. media juga yang salah, apalagi dengan tidak adanya dunia anak. yang ada hanya menampilkan kemewahan anak anak kaya dua foto tersebut, anak anak sekaran jadinya ngiri. ini merupakan problema besar nie..

    • elfarizi
      10 April 2012

      Ya, semoga segera ada solusinya agar dunia anak kembali bangkit😀

  19. celot3hku
    8 April 2012

    Menurut saya sich anak-anak sekarang banyak yang di eksplorasi oleh orang tua yang terlalu egois mewujudkan impiannya, untuk menjadi orang tua dari seorang Artis cilik, dan tetntunya itu akan menjadi sebuah kebanggaan. Di tambah lagi apabila berhasil akan ada embel-embe materi dibelakangnya..😦

    • elfarizi
      10 April 2012

      Waaa … merember ke masalah eksploitasi yaa …

    • celot3hku
      11 April 2012

      *ralat: eksploitasi 😀 he he..

  20. maman
    8 April 2012

    pengen berkata apa yah…
    hehe

    inti pendidikan kali ini mungkin akselerasi pengetahuan anak2 mungkin..hehe

    teringat kisah seseorang kawan dari bapak saya.
    waktu anaknya kecil dia ndak bolehkan nonton tv ataupun radio, yang dinyalakan mesti ayat2 alquran, video sirah nabi, video sahabat2 nabi dkk..
    suatu ketika anaknya berumur 5atau 6 tahun punya pembantu baru. nah pembantu baru itu suka nyalakan film tom and jaerry, suatu saat sang anak tiba2 melihat adegan bertengkar tom dengan jerry. anak tersebut seketika menangis histeris.. entah apa yang dipikirkan…

    smoga bisa menginspirasikan

    • elfarizi
      10 April 2012

      wah, kalo ekselerasinya positif sih gak apa-apa, tapi kok cenderung mempercepat pemikiran mereka jadi lebih dewasa sebelum waktunya kalo saya pikir, ya …

  21. cobalihataku
    8 April 2012

    bener juga gan…. udah beda..

  22. Lidya
    8 April 2012

    semoga musisi kita bisa membuatkan lagu anak2 juga ya, sekarang makin tidak ada lagu anak yg baru

  23. Arkan Azis
    8 April 2012

    nampaknya peran orangtua juga penting deh selain peran media dalam penyebaran lagu2 dewasa😉

    • elfarizi
      10 April 2012

      Ya, seperti saya bilang, ini memang tanggung jawab bersama😀

  24. rahassia
    8 April 2012

    salam kenal….

  25. Nizwa
    8 April 2012

    bener banget! lagu anak² jaman sekarang udah terkontaminasi.
    kasian anak² jaman sekarang….

  26. SITI FATIMAH AHMAD
    8 April 2012

    Assalaamu’alaikum wr.wb, Elfarizi…

    Nyanyian adalah salah satu dari 9 kecerdasan pelbagai dalam konteks mendidik anak-anak untuk menarik perhatian mereka mencintai dunia pembelajarannya. Mellaui nyanyian, anak-anak lebih cepat memahami kehidupan selain pendidikan dari guru dan orang tuanya.

    Semoga komposer dan penulis lirik yang terkenal bisa menyambung warisan pengubah lagu lama yang banyak menyumbang lagu-lagu anak-anak yang berbentuk mendidik akhlak dan otak yang sihat.

    Semoga sukses Elfarizi dalam membantu mempromosi lagu-lagu anak-anak di maya. Ini merupakan usaha kebajikan untuk meninggikan martabat manusia sejagat. Salut.

    Salam sejahtera.

    • elfarizi
      8 April 2012

      Alaikum salam,
      Makasih, Bunda. Ini adalah realita musik anak di sini. Bagaimana di Malaysia?

      • SITI FATIMAH AHMAD
        8 April 2012

        Kesannya sama sahaja, Elfa. Tidak jauh bedanya.
        Cuma sekarang ini rancangan tv kanak-kanak yang bersifat lebih terbuka atau realiti sudah mulai dimainkan di TV ASTRO, contohnya Tom-Tom Bak.

        Ada juga selingan lagu-lagu kanak-kanak di sela-sela iklan di Tv 1, RTM.
        Mari kita selamatkan anak-anak dan dunianya.😀

        • L J
          9 April 2012

          Buzzz Buzzz Buzzz

          kita butruh banyak lagi pekerja seni yang perhatian dengan dunia anak, pencipta lagu, musisi, pembuat video klip juga produser

          Salam Madu juga Sengat

  27. Hijihawu
    8 April 2012

    Penggubah lagu anak-anak banyak yang sudah almarhum, tidak ada regenerasi. terakhir yang produktif, buah karya Papa T. Bob yang banyak dinyanyikan penyanyi cilik yang El sebutkan di atas.

    Mungkinkah karena tidak sekomersil lagu untuk dewasa, sehingga lagu anak-anak nyaris tiada?

    • elfarizi
      8 April 2012

      Dulu, di masa jayanya, lagu anak sangat komersil. Buktinya, dunia hiburan kian marak dengan acara musik anak. Mungkin, perubahan pola pikir ya😀

  28. zilko
    8 April 2012

    Iya, agak miris ya melihat kondisi sekarang. “Filter” yang seharusnya ada menjadi (nyaris) tidak ada sama sekali sehingga anak-anak kecil pun sudah mengonsumsi lagu-lagu dewasa, hmmm… . Tapi mungkin ini nggak sepenuhnya “salah” industri lho. Peran orangtua juga cukup krusial kan untuk menyaring acara apa aja yang ditonton anak, dsb🙂

    • elfarizi
      8 April 2012

      Yap, sepakat … seperti yang saya bilang, ini tanggung jawab bersama. Utamanya keluarga (orangtua), lalu pendidik dan masyarakat lainya🙂

  29. Arman
    8 April 2012

    iya sayang ya jaman sekarang udah gak banyak lagi lagu anak2 kayak jaman dulu ya…

  30. Urupa Chan
    8 April 2012

    Hahaay, iya tuh. lagu anak-anak sekarang memang payah. Ditambah lagi dengan adanaya acara live ntuh koreanHolic. Anak2 kecil pada JogetJoget kayak cacing kepanasan dan cara berpakaian juga meniru orang dewasa.
    semangaaaad

    • elfarizi
      8 April 2012

      Ya, tidak hanya musik. Anak-anak memang dibentuk lebih “dewasa” sekarang dibanding zaman dulu. Atas nama modernisasi.

  31. alinaun
    8 April 2012

    lagu anak terakhir yang aku dengar di Indonesia itu, yang judulnya “Cicak makan sabun!” sayangnya selain itu gak ada lagi. Artis cilik di Indonesia yang pertama Cica Koeswoyo, aku juga sampai ngoleksi lagu-lagunya, didownload, dan didenger ke adikku. Jadi solusinya ialah, kita harus aktif mencari sendiri untuk diperdengarkan ke anak-anak. Makanya, saya bangga kita punya ‘odong-odong’ yang suka nyetelin lagu anak-anak😀

    • elfarizi
      8 April 2012

      Waaa … Cica koeswoyo zamannya ibu saya hehehe😀
      Hidup odong-odong, ya😀

  32. Tebak Ini Siapa
    8 April 2012

    Wkwkwk ngaku-ngaku adiknya…😀
    Sekarang lagu anak nggak ada yang oke,
    harusnya acara gosip pagi2 diganti acara lagu anak2 tuh huhuuuu

    • elfarizi
      8 April 2012

      Ama anak kecil kan harus sayang, kaya ke adik sendiri -__-“

  33. chocoVanilla
    7 April 2012

    Seharusnya ada peraturan: tiap pencipta lagu harus menciptakan 1 lagu anak tiap dia mencipta 5 lagu dewasa. Dan tiap penyanyi harus menyanyikan 1 lagu anak tiap dia menyanyi 5 lagu dewasa. Kumpulin, bikin album deh😛

  34. wah iya el.
    dan sekarang sudah mulai ko band2 yang ngisi lagu bwat anak2 contohnya padi yang OST upin-ipin dan yang tentang membaca buku, saya juga lupa lagi.
    kalo dalam segi musik memang turun, tapi banyak yang lain yang menarik d\umtuk anak2, d trans7 ada laptop si unyil, di kompas tv juga ada program anak yang bagus yang di bawakan 2 the master, di tv w juga ada, di RCTI ada program si tiuku apa gitu lupa lagi, nah tinggal kita deh yang dewasa mau mengalah ga sama adik2nya ketika mahu nonton TV. secara ga sadar kan mereka mengikuti kita juga🙂
    keren el sampai memperhatikan ini
    salut

    • bluethunderheart
      7 April 2012

      blue tuh snenagnya bersahabatan dneganmu is…..u selalu pintar memilah topiknya
      dan itu blue sukai
      menarik
      salam hangat dari blue

    • elfarizi
      8 April 2012

      Ya, di satu sisi musik anak kehilangan pamor, tapi ada program lain khusus anak ya. Yang penting nilai edukasinya dapat, Kang🙂

  35. fauzanmm
    7 April 2012

    wah, jadi inget lagu joshua yang judulnya kbelet pipis,
    dulu ane suka banget ama tu lagu,😀

    • elfarizi
      8 April 2012

      Suka lagu itu atau suka kebelet pipis? Haha😆

  36. raden ikhwan
    7 April 2012

    yang paling saya inget dulu pernah ada lagu yang kira2 liriknya “…kebelet pipis papa, kebelet pipis…” lagu favorit ane tuh hahaha😆

    • elfarizi
      8 April 2012

      Kok, samaan sama Fauzan ya?😯
      Suka lagunya atau suka kebelet pipis? Haha😆

  37. chuckybugiskha
    7 April 2012

    anak sekarang mah dah maju…
    dah males belajar kyk dulu..
    pengennya instant.
    sayang sungguh sayang jika generasi muda kita tenggelam dalam perubahan zaman yang tidak berbatas..

  38. onesetia82
    7 April 2012

    seandainya masa kecil saya untuk saat ini pasti saya akan sekolah PAUD juga …😛

    • elfarizi
      8 April 2012

      Haha … sekarang waktunya ngajar PAUD, Kang😛

  39. octarezka
    7 April 2012

    dulu jg ad siih lagu org dewasa yg dkenal anak² ..smisal stinky/sheila on7

    • elfarizi
      7 April 2012

      Tapi, pengaruhnya gak begitu kuat kayak sekarang lho … seenggaknya waktu saya kecil (SD), lagu-lagu itu gak begitu jadi idola …

  40. mygreatzone
    7 April 2012

    betul hanya PAUD yang memberikan pelajaran itu. tapi tetap saja mereka ada yang dijejali lagu2 dewasa. tidak percaya? silahkan check di lomba Drumband di jogja dan Solo yang akan mulai marak bulan april hingga mei😛

    • elfarizi
      7 April 2012

      Wah, ada apa dengan drumnya? Lagu dewasakah yang mereka bawakan? Ckckckc …

      • mygreatzone
        7 April 2012

        lagu ababil jaman sekaranglah. kan terlalu dewasa buat mereka yang masih berusia PAUD toh. walo memang apik jika di dengar tapi tetap saja lebih bagus jika lagu anak yang jadi patokan untuk mengenalkan lagu seusianya. bukan lagu boy and girl band ato band2 jaman sekarang😛

  41. Mila
    7 April 2012

    beruntung yang punya masa kecil dibawah tahun 2000an..,🙂

    ah kangen masa kecil

    • elfarizi
      7 April 2012

      Sayangnya … gak bisa kembali Mbak Mil😀

      • Mila
        7 April 2012

        Lorong waktu ada ga ya😛

        • elfarizi
          7 April 2012

          Lorong bekas Belanda di sini ada, Mbak Mil😛

  42. Rhoshandha
    7 April 2012

    ah, anak sekarang nyanyinya cinta-cintaaan mulu. yang remaja galau-galauan deh . . .

    • elfarizi
      7 April 2012

      Haha … karena yang remaja kalah saing sama yang anak-anak😀

  43. Kadar Solihan 1989
    7 April 2012

    Yang jelas ini merupakan tanggung jawab kita semua, Tidak hanya media, namun juga orang tua, dan masyarakat.

    • elfarizi
      7 April 2012

      Ya, sepakat … seperti yang saya tulis. Itu tanggung jawab bersama🙂

  44. Adi
    7 April 2012

    Kalo inget di era 90-an emang bener sob dunia hiburan dilayar kaca khususnya acara lagu-lagu buat anak2 memang berjaya bgt..Tp skrg kayaknya anak-anak usia SD lebih suka ama lagu2 nya Wali, Ungu, bahkan lagu2 nya Metalica. Jadi mikir nih…

  45. Ian Bood
    7 April 2012

    anak kecil di desa saya KKN bahkan menyanyikan lagu seven icon lengkap dengan tariannya waktu TPA, hadeh, -__-

  46. septiadiah
    7 April 2012

    iya.. sering bgt sore2 dengerin anak2 kecil pd main di sebelah musola (kos saya sebelah musola) sambil nyanyiin lagu2 remaja yg bahkan saya belum pernah tau =.=

    • elfarizi
      7 April 2012

      wah, mereka lebih remaja daripada septi donk hehe😀
      Tapi, sama lho … anak di mushala suka mukulin bedug sambil nyanyi Iwak Peyek … parah jeh …

      • septiadiah
        7 April 2012

        hehe, apalagi itu iwak peyek, lagu baru? ckckck😀

        • elfarizi
          7 April 2012

          Itu lho kan lagu kebangsaannya Surabaya sama Malang😀

  47. via maheswari
    7 April 2012

    Lagu anak-anak skrg ttg cinta-cintaan mulu

  48. Sugeng
    7 April 2012

    pendidikan berkarakter harus dimulai dari usia dini biar anak bisa tahu mana yang salah dan mana yang benar, happy blogging n salam kenal

  49. bensdoing
    7 April 2012

    kalo berbicara lagu2 anak sekarang mmg miris sekali karena mmg gag ada yang mendidik dan penuh dengan ungkapan2 berbau “hedonis”😦
    implikasi dari ini semua menjadi anak2 lebih cepat “dewasa”. Kalo “dewasa” dlm arti positif mungkin itu bagus ya, namun disini mereka “dewasa”nya dalam arti yang negatif….gaya konsumerisme lewat fashion ataupun “pembalut tubuh” berupa asesoris2 kecantikan yg kesemuanya itu menjadikan anak2 spt miniatur boneka yang kapan aja bisa diputar dan dijalankan semau para ortunya😦

  50. Evi
    7 April 2012

    Iya apa sebabnya anak2 tak lagi menyukai lagu tentang dunia mereka ya? Apakah media satu2nya pengaruh. Hm, butuh penelitian kayaknya Reza

    • elfarizi
      7 April 2012

      Dugaan saya sih bukan media satu-satunya, tapi semua saling berkait. Utamanya, di lingkungan keluarga.

  51. ndutyke
    7 April 2012

    Peran orang tua sangat besar dlm hal ini. Kalo orang tuanya keberatan anak-anaknya menyanyikan lagu cinta/lagu orang dewasa, pasti para ortu akan membatasi bgmn caranya spy anak mereka tdk mendengarkan lagu spt itu. Setidaknya tidak saat mereka sedang dirumah. The problem is, banyak orang tua yg bangga kalo anak-anak usia batita/balita mereka bisa menyanyikan lagu seperti itu.

  52. Hanggar PS
    7 April 2012

    Kawan tahukah bawah Anak Indonesia juga mempunyai hasil karya seperti Windows, Linux, Mac yaitu Garuda OS http://arsipmerahputih.wordpress.com/2012/04/07/garuda-os/

  53. Bung Penho
    7 April 2012

    pendidikan emang perlu sejak dini! karena penerus blogger ada dipundak mereka hehehehee… kunjungan blasan kawan!

  54. Endy
    6 April 2012

    hal ini lebih dikarenakan para mindset orang tua yang menginginkan anaknya berhasil, tapi lama-kelamaan hal ini mengacu pada pengekspoitasian anak..

  55. Endy
    6 April 2012

    ini juga akibat permintaan publik dan mindset para orang tua mas..

    Ujung-ujungnya lebih kepada pengeksploitasian anak..

  56. Zippy
    6 April 2012

    Peran ortu dan pendidik emang perlu banget.
    Jangan sampai dunia anak2 tergantikan dengan dunia dewasa.
    Jadi tua sebelum umurnya😀
    Hmm…smoga aja lagu anak2 kedepannya akan lebih baik dan buanyaaak🙂

  57. Dhenok Habibie
    6 April 2012

    anak-anak kecil sekarang lebih milih untuk jadi boyband eL, hahahahaha.. udah gitu lagu2 yang dibawain temanya cinta-cinta pula.. hadeeehh, tu bocah-bocah dipaksa dewasa sebelum waktunya.. #miris

    • elfarizi
      7 April 2012

      Jadi mereka gak menikmatinya usianya, sebenarnya😐

  58. arie kusuma
    6 April 2012

    sekarang mah jaman nya beda gan
    sekarang anak sd uwda bisa menikmati fitur android,
    yang namanya nyanyi kyknya uwda basi menurut mereka.
    wkaka

    • elfarizi
      6 April 2012

      Yaelah … itu mah agan arie aja yang gak suka nyanyi.
      Ya, kan? Terus agan mau bilang kalau gak hobi nyanyi, padahal emang gak bisa nyanyi? Iya, kan? *sewot*😆

      • arie kusuma
        6 April 2012

        eh…
        belon liat bakat ane ye??
        ane bisa ngambil nada 8 oktaf.
        mau denger???
        sini ke Bali ane tunjukin
        wkakaka
        emng agan faizi bisa nyanyi?
        hayoooo

  59. Tri
    6 April 2012

    zaman sekarang emang tidak seperti waktu kita kecil dulu ya..
    Lagu anak-anak sudah jarang banget…
    satu lagi mas EL .. MEISSY dengan CI..LUUUK..BAAAA🙂

    • elfarizi
      6 April 2012

      Iya … itu juga! Tapi yang paling keinget tuh “apa kabar dunia? tetep asyik” hehehe😀

  60. stupid monkey
    6 April 2012

    makanya saya bingung, kok sekarang lagu akan sama kaya lagu orang dewasa deh , semoga bisa tersolusinya😀

    • elfarizi
      6 April 2012

      Yaya, semoga anak-anak bisa selamat deh, jangan nyanyi Iwak Peyek atau alamat palsu aja hehe😀

  61. jayireng
    6 April 2012

    wah bener jg sob..!

    Untungnya di daerah ane kental sama berbau islami, dari awal menginjak TK to juga madrasah. diajarkan sama lagu2 islami🙂

    nice info sob

    • elfarizi
      6 April 2012

      Wah wah wah, subhanallah sekali donk ya😀

  62. uyayan
    6 April 2012

    bener banget tuh gan…
    saya rasa guru guru SD sangat berperan dalam hal ini..
    tadi jam 19 saya denger Thandy (kls 3 SD)nyanyi nyanyi tapi yaitu tadi yang di nyanyiain lagu dewasa… saya penasaran bertanya Thand tau pupuh kinanti gak ? jawabnya gak tahu…

    • elfarizi
      6 April 2012

      walaaah … padahal sama, pas kelas 3, saya udah diajarin 17 pupuh. Meski yang bisa cuma Maskumambang sama Balakbak hehe😀

      • uyayan
        6 April 2012

        ya begitulah gan,,, padahal kalau bukan kita siapa lagi yang mau melestarikanya..

        ci akangmah gan nu apal waeteh kinanti hehe…

  63. ririe
    6 April 2012

    Lagu favorit saya ‘bintang kecil’ bahkan sampai acara bakti kampus dan kena ‘hukuman’ oleh senior pun saya milih nyanyi lagu tersebut, jd si senior nyerah gak mau nyuruh saya nyanyi lagi..hahahaha

  64. putrijeruk
    6 April 2012

    iya, sekarang lagu anak2 jadi cinta-cinta an deh -_-

  65. daniswara
    6 April 2012

    Salut!!! mas elfarizi ini termasuk dari sedikit orang yang masih peduli dengan dunia anak-anak, pantas diacungi dua jempol. Coba kalo lebih banyak lagi orang yang peduli, terutama dari kalangan media massa untuk sama-sama mewujudkan dunia anak yang lebih sehat dan mendidik. pasti lebih maju lagi bangsa ini. Salam kenal mas elfa…terima kasih atas kunjungannya ke blog saya.:)

  66. barkatlangit
    6 April 2012

    Salut!!! mas elfarizi ini termasuk dari sedikit orang yang masih peduli dengan dunia anak-anak, pantas diacungi dua jempol. Coba kalo lebih banyak lagi orang yang peduli, terutama dari kalangan media massa untuk sama-sama membangun dan mewujudkan dunia anak yang lebih sehat dan mendidik. pasti lebih maju lagi bangsa ini. Salam kenal mas elfa…terima kasih atas kunjungannya ke blog saya.:)

  67. Danni Moring
    6 April 2012

    iya el, makanya gw kalau buka youtube ga pernah mau buka lagu2 dewasa untuk ponakan gw..atau ga, paling gw jadi penyanyi mendadak dengan suara super fals😀 untuk nyanyiin ponakan dengan lagu anak2 hehehe

  68. monda
    6 April 2012

    Bunda pernah tulis juga tentang ini untuk kontes dear pahlawanku, meskipun nggak menang he..he…
    lagu anak2 itu kan sebetulnya mengandung pelajaran dan pendidikan, ada tentang warna, berhitung, nasehat dll yg memang berguna untuk tumbuh kembang anak
    makanya sangat disayangkan kita yg lebih tua kok terpingkal2 melihat bocah cilik bisa hafal dan jago goyang dangdut

    • elfarizi
      6 April 2012

      Itulah dia, Bunda … intinya ada di semua pihak. Bermula dai keluarga. Waktu saya kecil, sering diajak nyanyi lagu-lagu anak sama orangtua, bahkan dibelikan kasetnya😀

  69. Roni Yusron
    6 April 2012

    Saya juga miris dengan perkembangan anak-anak yang semakin diracuni kreasi mereka dengan lagu yang bukan buat usia mereka.
    Lihat juga yukk postingan yang berkaitan dengan judul di atas
    Menebus kerinduan pada lagu anak-anak plus bisa download sepuasnya

  70. Ibnunurkholis
    6 April 2012

    waktu kecil ngefans sma joshua, tina toon
    anak-anak sekarang ngefansnya ama cherrybelle

    • elfarizi
      6 April 2012

      Mending Cherry Belle … ada pula yang suka Iwak Peyek-nya Trio Macan😀

  71. Eko Wardoyo
    6 April 2012

    saya ingat betul cilukbak maisy dgn emmuahhny itu loch bikin saya jatuh cinta #mataberkaca2 n_n

    • elfarizi
      6 April 2012

      Hahaha … kenapa gak ditembak sekalian, Bang?
      *mata banjir bandang*

      • Eko Wardoyo
        7 April 2012

        wahahahaha pengennya bang tapi apa daya tangan dak sampai cuma bisa dapat emuahnya doang dari tipi hahahahaha

  72. Dewa Putu A.M.
    6 April 2012

    sedih,..
    tapi itu jg salah kita2 yg dah dewasa loh,.. yg agaknya dah gx begitu memperhatiin mereka,.. mungkin lagu2 anak2 yg kyak dulu dah ketinggalan jaman jdinya mereka gx seberapa berminat,..

    coba msi bnyak seniman2 yg khusus nyiptain lagu anak2

    tapi mau gmana lagi dah telanjur
    hehehe

    • elfarizi
      6 April 2012

      Belum terlanjur, asal semuanya mau. Apalagi industri hiburan, harus rela ngasih jatah buat anak-anak hehe😀

  73. puchsukahujan
    6 April 2012

    kreatif yg kebablasan mungkin ya,
    anak-anak kecil yang sering main di depan kos saya malah lebih hafal lagu iwak peyek daripada pelangi-pelangi😆

    • elfarizi
      6 April 2012

      wah, saya lebih apal yang nyanyinya dibanding liriknya haha😆

  74. Sobat Bercahaya
    6 April 2012

    kurang tepat klo ada yg bilang masa kecil anak2 dahulu kurang bahagia. justru anak2 kecil sekarng yg tdk menikmati masa kecilnya dengan sewajarnya.

    • elfarizi
      6 April 2012

      waah … sepakat banget, Mas.
      saya pikir anak kecil yang bahagia itu adalah anak kecil yang mendapatkan segala yang pas dan tepat buat mereka.

  75. nanang achmad
    6 April 2012

    hahahaha

    saya kecil dulu suka nyanyi lagu apa ya??
    >.<

    • elfarizi
      6 April 2012

      Pasti suka nyanyinya cicak cicak di dinding, ya? haha😆

  76. misstitisari
    6 April 2012

    miris El sama anakanak sekarang, lagulagunya ngga ada yang berciri anakanak, udah ada baubau ‘dewasa’
    udahlah beliin buku lagu daerah aja, biar nyanyinya nyanyi lagu daerah aja, atau buku lagu wajib, jd diajarin lagulagu nasional

    • elfarizi
      6 April 2012

      Selain dibeliin, mereka juga harus sering dikenalkan lho😀

Silakan komentar apapun :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

%d blogger menyukai ini: