ELFARIZI

BERBAGI, BERCERITA.

Kritik

Setelah menulis panjang lebar selama hampir satu jam, kemudian saya menerbitkan tulisan saya berjudul “OD di Pesantren”. Tapi, selang beberapa detik, bahkan setelah sempat dikomentarin Bang Ilham, saya membatalkan penayangannya hehehe. Bukan karena keluarnya fatwa haram MUI (menyusul pengharaman konser Lady Gaga), bukan juga karena teguran dari KPI. Saya mengurungkan niat untuk menerbitkannya karena kemungkinan ketidaknyamanan yang ditimbulkan tulisan tersebut:mrgreen:

Tapi, rasanya sia-sia kalau malam ini tak ada tulisan. Mau nulis panjang, rada malas. Bukan karena capek ngetik atau gak ada ide, tapi karena faktor cuaca! Angin malam terus mengecup-ngecup seluruh tubuh meski sudah berbalut jaket. Maklumlah, saya masih pada pendirian untuk tidak mengisi pulsa modem. Lebih baik, nongkrong semalaman di kampus nikmatin wifi, sambil mojok di saung yang tersedia.

Jadi topik kali ini adalah tentang kritik! Ya, kritik. Akhir-akhir ini saya dapat beberapa kritik. Mulai dari kerja, tugas, karya, sampai urusan tetek bengek, kayak waktu tidur, model kaca mata, warna kulit (lho!), berat badan (masalah buat loe? #soimah), cara pasang jam tangan, dan lain-lain.

Semua orang tentu akan sepakat bahwa kritik itu dapat membuat seseorang menjadi lebih baik dari sebelumnya. Begitu pun saya, saya sangat terbuka dengan kritik, senang dikritik, bahkan saya suka sengaja meminta kritik dari orang terdekat. Tapi, tentu ada kritik yang tidak saya senangi. Pertama, kritik yang tidak memberi solusi. Kedua, kritik untuk hal yang tidak dapat saya ubah, seperti urusan fisik. Ketiga, kritik yang disampaikan dengan tidak etis alias mengabaikan etika, misalnya kritik pedas di hadapan orang lain. Misalnya mengkritik saya di Facebook yang jelas-jelas dapat dilihat orang sejagat maya. Entah mau mengkritik atau buka aib …

Bagaimana dengan Sahabat semua, adakah kritik yang tidak Sahabat senangi?

79 comments on “Kritik

  1. kabutpikir
    9 April 2012

    Aku paling gak suka Kritik yang niatnya cuman mau menyakiti…. boleh lah berkata pedas (atau malah kurang ajar) tapi jangan keterlaluan dong!
    Sekali, wajar
    dua kali, kurang ajar
    tiga kali, wajib dihajar!!!!

  2. mintarsih28
    26 Maret 2012

    saya suka dikritik kalau ia bicara langsung denganku. paling gak suka bila orang ngritik diriku pas aku gak ada.

  3. jayireng
    26 Maret 2012

    sejauh ini blum ada yg mengkritik ey, blog baru al’ny.

    Kunjungan pagi sob.

  4. Anie
    25 Maret 2012

    pic nya seremm.

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      haha, kok serem … saya malah lucu ngeliatnya😀

      • Anie
        25 Maret 2012

        bibir nya itu melebaaaaarr bang.

  5. Ping-balik: Punch: Kehidupan Korea Pinggiran dan Multietnik « Catatan Elfarizi

  6. mobil butut
    23 Maret 2012

    ya, dgn menerima kritik konstruktif membuat diri ini lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak

  7. freezerfananta
    23 Maret 2012

    Kritik yang tidak membangun dan hanya bisa menyalahkan… itu kritik yang paling kubenci….😀

  8. bluethunderheart
    23 Maret 2012

    blue senang banget jika ada kritikan yang bikin kita bersemangat untuk memperbaiki apa kekurangannya…kritik karya karya blue donk sahabat…heheh
    salam hangat dari blue

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Oke, Bang Blue … pasti saya kritik donk😀

  9. Tri
    23 Maret 2012

    kritik dari teman yg baik ialah yg mencoba memberikan masukan yg membangun.
    dan Jika kritik itu menjatuhkan dan menjelekkan, itu bukanlah teman.

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Ya, apalagi dipublikasikan di Facebook ya😦

  10. sarungbiru
    23 Maret 2012

    Kata Imam Malik,” Mengingatkan teman dikala sendiri itu berarti menghiasinya, dan mengingatkan teman di depan banyak orang itu berarti menjelekkannya.”

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Ya, sepakat … saya gak senang ada seorang teman yang mengkritik di status Facebooknya …

  11. cerita anak kost
    23 Maret 2012

    wah kalau menurut dale karnigen, ktitik emang bisa menjatuhkan seseorang. dan biasanya orang akan membeci kritikan walau emang sebenarnya sifatnya membangung. nyatanya ente juga masih benci kritikan kan? seperti yang di sebutkan. tapi ente hebat, mau terima masukan.

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      saya gak benci kritik, yang saya benci penyampaian kritik dengan cara-cara yang sebut di atas😀

  12. diffaimajid
    22 Maret 2012

    yang saya tidak suka adalah penjatuhan berkedok “kritik”. gak guna…

  13. misstitisari
    22 Maret 2012

    pantesan td saya klik posting sebelum ini dr dashboard, kok keterangannya tulisn tidak ditemukan, ternyata sudh ditarik kembali penayangannya😦
    ratarata kritik yang keluar dr orangorang terdekat saya ngga ada yg saya senangi, karena ratarata semua kritikannya benar, jd saya ngga bisa menyanggah, yaa tapi akhirnya sih biasanya menerima juga kritikan mereka
    begitu kan biasanya? kita lebih senang mendengar apa yang ingin kita dengar bukan apa yang harus kita dengar *ehh itu saya ding :P*

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Hahaha … tapi biasanya, kalau dari orang terdekat, biasanya saya sangat terbuka dengan kritik😀

  14. Ditter
    22 Maret 2012

    Jujur, saya kurang suka kritik, lebih suka langsung ngasih solusi aja, hehehe….

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Ya, kritik sambil memberi solusi😀

  15. Tina Latief
    22 Maret 2012

    saya suka kritik singkong…
    tapi saya engga suka rambut kritik…
    *eh…
    hehehe

    ada, kritik dari orang yang lebih bodoh dari kita…jadi sok tau padahal dia engga tau…

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      haha … saya sepakat soal itu, Mbak Tina😀

  16. Eko Wardoyo
    21 Maret 2012

    mengingatkan bang fariz bukan kritik hehehehehe

    saling mengingatkan d(^o^”), kalau saya diingatkan berarti saya telah diperhatikan atas kesalahan saya dan merubahnya – terima kasih telah mengingatkan hehehehe

    d(^o^”)

    walah saya belum sempet baca tulisannya sudah batal terbit ya hehehe

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Iya, saya senang kok diingatkan … tapi kalau mengingatkan dengan cara mengumbar kejelekan saya di depan khalayak kan gak etis? *curcol*😦

  17. Yusuf Abdac
    21 Maret 2012

    Gw ga suka kritik yang sambil marah-marah. (itu dimarahin kayaknya ya?) Tapi gw suka kritik yang bisa dimakan (woi itu kripik!)

  18. arie kusuma
    21 Maret 2012

    kritikan yang saya tidak suka adalah kritikan yang membuat down mental, kritik yang tidak membangun. percuma di marah tapi tidak ada yang dapat dimengerti. paling kagak suka aku kayka gito.
    benci benci..

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Wah … ada tamu agung nih hahaha😀
      Sepakat, Bang … saya juga benci kritik begitu😀

      • arie kusuma
        25 Maret 2012

        iya rakyat ku.
        makasi. wkakak
        sama kyk salah satu dosen saya. yang kata2nya tidak membangun. hadeh… hizkk

  19. Asop
    21 Maret 2012

    Saya mohon kritiknya dooong di semua fiksi sayaaa😳

    • Hanggar PS
      21 Maret 2012

      lo kita ngritik dapet apa mas asopppp

      • Asop
        21 Maret 2012

        Saya balik tanya juga saya komentar di sini dapet apaaaa😀

        • Hanggar PS
          21 Maret 2012

          dapet komntar jua hahahah

          • Asop
            21 Maret 2012

            Jadi terjawab sudah, dengan Hanggar mengkritik saya, saya akan mengkritik balik.😀

            • Hanggar PS
              21 Maret 2012

              wooow asop pinter maen pikiran ta, hihihih

        • elfarizi
          25 Maret 2012

          Wiii … ada diskusi rupanya, di sini?
          Oke, saya mau kasih kritik kalau begitu😀

  20. uyayan
    21 Maret 2012

    menurut saya orang yang suka mengkritisi itu bagus, tapi lebih bagus lagi seandainya dia mampu memberikan solusi atas apa yang dia kritik.

    saya pernah juga di kritik, kalau gak senang saya acuhkan saja hehe..

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Ya, kalau caranya santun, kita juga lebih terbuka untuk menerima, biasanya😀

  21. bensdoing
    21 Maret 2012

    hmmm….tentang kritik ya….ntar saya pelajari dulu ya El…😀
    btw….kritik mmg kerap membuat panas telinga…tapi prinsipnya EGP lah….:)

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Ya, bang … kritik yang bikin panas telinga, EGP aja *mudah-mudahan bisa* hehe😀

  22. Abdul Kholiq Hasan
    21 Maret 2012

    Walah kritikan ya,,,

    We’e’e’e’e’e’e boleh dong main juga ke blog aq

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Oke, saya main ke sana. Tapi kasih makan ya😀

  23. tuaffi
    21 Maret 2012

    wahh.. itu artinya banyak yang perhatian sama elarizi..🙂

    rasanya itu sudah mewakili kriteria kritikan yang tidak saya suka. hehe

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Iya, postifnya emang begitu, ya😀

  24. Tebak ini siapa!
    21 Maret 2012

    OD di pesantren apaaa, publish lagii donggg~
    Ada donggg. Sebenernya kritik biasa tapi sananya nyampeinnya emosi, sebel aku @_@

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Haha, mungkin nanti saya publikasikan lagi😀

  25. Danni Moring
    21 Maret 2012

    geli ah..dikritikin terus..eh itu klitikin ya?😀 hehehe…sy menanti tulisan beranda mu nih..maklum masih remaja hehehehe😀

  26. puchsukahujan
    21 Maret 2012

    kripik pedas mah enak bung, lain sama kritik pedas😆
    lahap aja
    tapi kalau saya pribadi kadang suka defense sama kritik
    maklum, bawaan sifat koleris dan goldar B selalu membuat saya membela diri jika dikritik orang😀

    padahal mah di belakang dipikir juga

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Mau donk jadi koleris. Mbak Puch hehe😀

  27. pututik
    21 Maret 2012

    semua ada manfaat kok, dan yang menuai bisa kedua belah pihak, tergantung bagaimana menerima kritik tersebut😀 sok wise ya heheheheh

  28. eraha
    20 Maret 2012

    ane paling suka sama kritik singkong,,,hehehe

    jadi teringat quotes favorit:

    “kritik itu biasa bagi orang yang berpikir”
    ― Ali Sadikin

  29. Citra Taslim
    20 Maret 2012

    untuk kritik yang tidak disukai kita sepaham.
    menanti tulisan selanjutnya.🙂

  30. Falzart Plain
    20 Maret 2012

    Aduh, padahal mau baca tuh OD di pesantren.
    Mau kritik apa ya? Nggak deh… sempurna!

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Gak, ah … Gak keren <— itu istilah favoritmu😛

  31. Dhenok Habibie
    20 Maret 2012

    yaaa kok dihapus sih eL.. padahal notif postingan barunya udah masuk ke email lho, dan dhe kesini pengen baca tapi eeee kok mendadak berubah jadi kritik..😐

    kalo kritik, dhe sebenarnya suka2 aja dikritik.. hanya saja, kadang masih gk begitu suka kalo dikritik secara langsung.. hehe

    • elfarizi
      25 Maret 2012

      Ya, nanti mungkin saya publikasikan lagi, Dhe😀

  32. ilhammenulis
    20 Maret 2012

    padahal postingan sebelumnya bagus.. hehehe..😛

    • elfarizi
      20 Maret 2012

      hehe, gak tahu kenapa … saya kurang srek aja, Bang hehe😀

  33. sulunglahitani
    20 Maret 2012

    lho, kok gtu? emang ada apa dg tulisan tsb?
    klo saya sih, kurang suka kritik yg menyinggung fisik saya.😀

    • elfarizi
      20 Maret 2012

      Haha, sama donk kalo gitu.
      Gak ada apa-apa, kok, sekadar membatalkan aja kok😀

      • Tebak ini siapa!
        21 Maret 2012

        Wahahaha kalo kritik fisik menyinggungku,
        aku dah stres terus kali ya dikritik mulu wkwk

Silakan komentar apapun :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 20 Maret 2012 by in curhat, Mar 2 and tagged .

Arsip

%d blogger menyukai ini: