ELFARIZI

BERBAGI, BERCERITA.

Nikmati Malam dengan Sop Dapur Amih

Siang tadi, seorang teman menghibur (entah mencibir hehehe), “Sudahlah, artikel dicuri, nanti dapat hadiah. Malam ini kita makan di Dapur Amih.” Begitu katanya tanpa ekspresi. Datar. Yaaa, saya baru ingat kalau malam ini, lagi-lagi saya mau nongkrong di tempat yang akhir-akhir ini sering saya kunjungi. Dapur Amih, salah satu warung makan yang terletak di Jalan AH. Nasution, Ujungberung, Bandung. Kenapa saya sering datang ke situ? Tak lain, berkat kedermawanan Pak HM. Yamin Mahmud, mantan Kabiro A2K di almamater saya. Saya dan seorang kawan sedang menggarap proyek buku biografi dan buku tentang pemikiran beliau dalam urusan UPZIS. Jadilah, kalau beliau berkunjung ke Bandung, dijamin perut bakal dimanjakan🙂

1326992952572779336

Sop buntut pesanan saya, tampilannya memang kurang menarik. Soalnya sudah tak acak-acak. Sing penting, maknyus!

Dari beberapa tempat makan yang ada di kawasan Bandung Timur, beliau paling sering mengajak saya dan kawan ke Dapur Amih. Memang lebih sederhana dibanding tempat yang biasa kami kunjungi sebelumnya, namun tempatnya cukup nyaman dan enjoyable buat ngobrol santai dan makan-makan. Suasana remang-remang, tersedia meja dan kursi untuk yang mau duduk, ada juga tempat untuk lesehan. Menunya beragam, tapi yang jadi juara adalah sopnya. Ada sop iga, sop buntut, sop ayam, dan sop gurame. Semua sudah saya coba, kecuali sop gurame. Berhubung sejak saya orok, belum pernah ada riwayat makan ikan, kecuali ikan teri kecil (gak lebih dari 5 cm) dan tongkol yang sudah dikasih bumbu🙂

Malam itu ketiga kalinya, saya makan di Dapur Amih. Menu ketiga yang ingin saya coba adalah sop buntut. Suasana saat itu sangat mendukung saya untuk mau tidak mau melahap semua yang sudah dihidangkan (kecuali piring, mangkuk, sendok, dan garpunya). Malam yang diguyur hujan sejak pagi, kondisi tempatnya yang remang-remang romantis, dan kondisi perut yang hari itu hanya terisi bubur instan Super Bubur rasa Abon Sapi dan Mie Sedap rasa Ayam Bawang. Itulah yang membuat saya tanpa tedeng aling-aling menghabiskan nasi, sop buntut, dan rempeyek khas Dapur Amih yang maknyus, tanpa rela bagi-bagi.

13269930541841139510

Suasana Dapur Amih, meski remang-remang tapi asyik untuk jadi tempat kumpul dan nongkrong.

Selain aneka sop, di Dapur Amih juga tersedia menu lain, seperti ikan, bebek, dan ayam bakar, serta mie kocok dan karedok. Untuk pelengkapnya, ada rempeyek kacang yang saya pikir lain daripada yang lain. Renyah, gurih, dan ada sari kelapanya yang bikin beda (bener gak, ya, itu kelapa? hehehe).

Alhasil, malam itu, saya benar-benar lega dapat ‘hadiah’ dari Pak Yamin. Apalagi, pas pulang saya diganjar segepok, eh, beberapa lembar apel Malang tapi warnanya merah. Wah, rezeki tak terduga. Bagai oase di tengah gurun, akhirnya tiga lembar Kapitan Pattimura yang setia nongkrong di saku celana seharian berganti Soekarno. Alhamdulillah, pokoknya sesuatu untuk anak kosan seperti saya.

23 comments on “Nikmati Malam dengan Sop Dapur Amih

  1. yisha
    22 Januari 2012

    nyam nyam nyam ehm, pengin…

    • elfarizi
      22 Januari 2012

      Boleh, boleh, silakan icip-icip langsung ke TKP😀

      • yisha
        22 Januari 2012

        oh iya, makasih ya setuju saling follow 🙂

  2. rumahniefha
    20 Januari 2012

    kayaknya enak..
    harganya berapa? kalo pake nasi, berapa?

    • elfarizi
      21 Januari 2012

      Enak donk😀
      Yang saya intip dari buku menunya, sop buntut 15.000, nasi 3.000
      relatif terjangkau … silakan dicicip😀

  3. tiara
    20 Januari 2012

    wah mantap tuh , apalagi gratis:mrgreen:

    • elfarizi
      21 Januari 2012

      mangga …
      saya tunggu di Bandung kalau gitu hehehe😀

  4. raden ikhwan
    20 Januari 2012

    bisa kirimin sop-nya lewat email saya??:mrgreen:

    • elfarizi
      20 Januari 2012

      mungkin, daftar harganya aja kali ya Mas hehehe😀
      Thanx dah berkunjung …

  5. Outbound Malang
    20 Januari 2012

    hm, yummy dah liatnya. hehe..
    jadi pengen jg sob.🙂
    btw, ttep semangat dah, benar2 plagiat2 yang tidak bertanggung jawab.
    nanti juga bakal dapet balesannya sob.
    salam persahabatan sobat.

    • elfarizi
      20 Januari 2012

      Oke, thanks … ya semoga jadi pelajaran bagi semuanya. Blogger juga kudu hati-hati😀

  6. dudeph
    20 Januari 2012

    enak kayakya nih😀

  7. Syifa Maharany Arjumand
    20 Januari 2012

    sebelah mana za? traktir mkan disitu eaaa…. kan ada yang gambar sukarno nyah… heuheu

    • elfarizi
      20 Januari 2012

      Depan BRI yang di Cilengkrang … Naek aja angkot Cileunyi, terus titip pesan sambil berbisik di telinga sang Sopir, “Dapur Amih, Maaaang.” Insya Allah, tuh sopir rela nganterin hehehe😀

      • Syifa Maharany Arjumand
        20 Januari 2012

        kalo berbisik sambil menggoda gimana?

        jiaaaah za, sok atuh traktir ya, diaoakeun sing jadi penulis… heuheu

      • elfarizi
        20 Januari 2012

        bisa … bisa … palingan udah ditraktir, langsung dikarungin ke rumahnya hahahaha😀

  8. milliyya
    20 Januari 2012

    Mau neraktir yah😀

    • elfarizi
      20 Januari 2012

      Alangkah bijaknya kalau pertanyaan itu gw balik haha :p

  9. rowmanisme
    20 Januari 2012

    Satu kata yang tepat untuk tabloid itu “PLAGIAT IS SEXY”

  10. Ely Meyer
    20 Januari 2012

    wah iya ya apalagi kalau cuma berdua dengan pujaan hati😀
    pantas tinggal sedikit, nggak kuat nahan nafsu makannya ya sebelum dipotret supnya😀 …. aku malah kalau motret makanan nggak bisa , kaku hasilnya, beda kalau motret ratusan burung yg sedang terbang di udara saat bersepeda , atau ngintip dan motret rusa liar di kampungku .. wuiii … lain hasilnya dan sensasinya luar biasa😀

  11. Ely Meyer
    20 Januari 2012

    bercengkerama di sana sama keluarga atau teman pastis eru ya, menunya macam macam sih ….
    itu sup buntutnya kok cuma tingal dikit ya😀

    • elfarizi
      20 Januari 2012

      iya Mbak, apalagi kalau cuma berdua … samaaa … yang siapapun lah hehe😀
      ya, sop buntutnya sudah tak acak-acak dulu, diseruput dulu, jadi tinggal segitu adanya😀

Silakan komentar apapun :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 20 Januari 2012 by in Jalan-jalan, kuliner and tagged , , .

Arsip

%d blogger menyukai ini: