ELFARIZI

BERBAGI, BERCERITA.

Baik

bersedekah itu baikSiapa tak mau menjadi orang baik? Saya kira, banyak orang baik di dunia ini. Dimana-mana pasti ada orang baik. Bahkan, orang disuruh untuk berlomba-lomba jadi orang baik.

Tapi, saya juga kira, orang baik banyak macamnya. Ada yang baik pada diri sendiri dan tak baik pada orang lain, ada yang baik pada diri sendiri dan pada orang lain, ada juga yang baik pada diri sendiri dan pada golongannya sendiri.

Orang yang baik pada diri sendiri tapi tak baik pada orang lain pasti banyak. Tapi, saya rasa orang-orang pasti tahu orang seperti itu bukanlah teman yang baik sebab ia tak baik pada orang lain. Ia hanya mau berbuat baik pada dirinya. Egois.

Orang yang baik pada diri sendiri dan pada orang lain pasti juga banyak. Hanya tak terlalu mudah mencarinya. Salah-salah kebaikannya pada orang lain hanya sekadar topeng alias pura-pura. Jadi, ia hanya pura-pura baik. Tapi itu cuma prasangka dan saya takut dikira tak baik pada orang lain.

Orang yang baik pada diri sendiri dan pada golongannya juga pasti banyak. Dan, saya rasa ini sangat banyak. Banyak sekali. Orang baik pada orang lain, dengan catatan masih satu golongan dengannya. Golongannya relatif. Bisa jadi satu agama, satu daerah, satu sekolah, satu jurusan, satu organisasi, satu partai, satu desa, satu kelas, atau satu kesamaan.

Banyak orang seperti itu. Hanya baik pada orang yang ia kira layak diberi kebaikan olehnya. Alasannya, karena punya satu kesamaan, yaitu golongan. Ada orang yang terlihat sangat baik karena ia tinggal di lingkungan baik-baik pula. Sayang, ia hanya berbuat baik dan menebar kebaikan kepada teman yang satu golongan dengannya. Saya bilang, golongannya relatif. Misalnya, satu organisasi.

Wah, sulit rasanya berbuat baik pada orang seperti itu. Gemes jadinya. Malah saya yang jatuh jadi orang yang tak baik pada orang lain. Karena sulit berbuat baik pada orang yang baik pada orang yang masih satu golongan. Mentang-mentang bukan golongannya, ia tak sudi berbuat baik. Sekali lagi, golongan itu relatif. Satu organisasi, misalnya. Manusiawi toh? Kalau saya minta kebaikan setelah saya berbuat baik pada orang lain.

One comment on “Baik

  1. hasan85
    4 Agustus 2009

    Siapa baik?? akankah kita usaha baik?? baik-baik dalam berlaku dan berhati baik..

Silakan komentar apapun :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 30 Juni 2009 by in sosial and tagged , , .

Arsip

%d blogger menyukai ini: