ELFARIZI

BERBAGI, BERCERITA.

Tour Cianjur, Yuk!

1177396811_gede-dari-mandalawangi2Hari ini, pemerintah Kabupaten Cianjur menyatakan memberhentikan kegiatan evakuasi korban longsor. Padahal diduga masih ada dua korban lagi yang belum ditemukan, salah satunya anak kecil berusia 3 tahun bernama Pia. Miris juga hati ane selaku warga Cianjur yang baik. Kejadian itu terjadi pada Kamis, 13 November lalu. Memang longsor bukan hal yang aneh bagi warga Cianjur. Bukan karena sering, cuma melihat kondisi geografisnya yang tersiri dari bukit-bukit dan juga gunung-gunung. Apalagi di Cianjur Utara, tempat ane tinggal.

Sebelum merayap ke zona yang makin lama, makin gak penting, ane mau mengucapkan turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa warga yang juga tetangga ane, tanah kelahiran ane tercinta. Semoga arwah para korban diterima di sisi Yang Maha Kuasa.

Bicara Cianjur juga membuat ane kangen sama rumah. Tapi lebih tepat kangen dengan jalan-jalan di Cianjur. Apalagi Cianjur Utara yang kaya dengan tempat wisatanya. Kawasan Cianjur Utara terbentang dari Puncak Cipanas hingga Ciranjang. Apabila kita bepergian dari Bandung hendak ke Cianjur, maka kita akan masuk wilayah Ciranjang terlebih dahulu. Berikut directory-nya!

Apabila kita ingin bepergian ke Cianjur dengan angkutan umum dari Bandung. Pertama, kita bisa merampok start dari terminal bis Leuwi Panjang. Disini banyak bis yang dapat kita naiki (ya, iyalah secara ini terminal). Kita bisa naik bis AC-Eksekutif, yaitu MGI atau Sangkuriang. Tapi jurusannya Bandung-Sukabumi, bukan Bandung-Cianjur. Tarifnya relatif murah, sebanding dengan dua kali makan nasi goreng di bunderan Cibiru (dekat pangkalan ojeg). Yaitu, Rp 15.000,00. Kalau naik MGI, biasanya plus Aqua Gelas dan sedotannya.

Cuma, bagi umat yang tidak nyaman berdiam lama-lama di bawah AC atau tidak terbiasa dengan hawa AC (walau sebenarnya AC bisa dimatikan) bahkan apabila AC menyebabkan sakit kepala dan mual-mual, silakan naik bis non-AC artinya bis hemat atau ekonomis. Berbagai Perusahaan Organda (PO) menyediakan jurusan Bandung-Sukabumi (tentunya lewat Cianjur), di antaranya : Langgeng Jaya, Hiba Putra, Rencana Jaya, Mios, dan lain-lain (ane fasih menyebutnya bukan karena langganan non-AC ya!). Tarifnya juga relatif terpangkas rendah, yaitu Rp 10.000,00 dengan fasilitas mini market dan live-music.

Lalu bagi Anda yang berada di wilayah Bandung Timur (Cibiru, Cileunyi, Cinunuk, Cilengkrang, dan lain-lain), perjalanan bisa ditempuh melalui persimpangan pintu tol Cileunyi. Karena terdapat beberapa bis yang mampir di tempat pemberhentian. Yang lewat Cianjur, biasa bis Doa Ibu atau Karunia Bakti jurusan Jakarta-Tasik atau Jakarta-Garut. Akan tetapi masih banyak bis-bis lain, yang penting terapkan selalu filosof hidup “malu bertanya, sesat di jalan” sehingga kita akan bergairah untuk sekedar bertanya, “Mang, ka Cianjur teu?” atau dapat diterjemahkan ke dalam bahasa yang dapat dipahami, Om, ke Cianjur tidak (bis ini)? Ya, demikian kita harus bertanya pada kondektur. Karena dikhawatirkan bis yang kita tumpangi salah jurusan atau salah jalan (banyak bis yang ke Jakarta via Tol Cipularang bukan Cianjur). Sebagai informasi, tarf bis dari Cileunyi- Cianjur itu Rp. 15.000,00. Akan tetapi Doa Ibu menarifkan harga yang plin-plan, berkisar antara Rp 10.000,00-15.000,00. Hanya sebagai langkah aman, kita sepakati saja, berhenti di angka Rp. 12.000,00.

Setela kita mengatur posisi nyaman di jok bis. Kita dapat melakukan aktivitas yang tak perlu didikte. Yang jelas,jangan pernah lupa mengatakan bahwa kita akan turun di Cianjur. Kalau ditanya Cianjurnya dimana? Jawab saja, pusat kota. Catatan penting bahwa, pemberhentian bis (terminal) di Cianjur itu banyak dan tidak menentu, dimana kita akan berhenti. Biasanya pada jam-jam sibuk (08.00-17.00), kita bisa berhenti di terminal bis Rawa Bango. Disitu banyak tersedia jasa angkutan kota (yang lebih populer dengan sebutan angkot). Angkot dalam kota menarifkan dirinya Rp. 2.250,00. Kagok? Ya, demikianlah strategi supir-supir yang kurang bijak dalam menetukan harga. Agar dengan alasan tidak ada kembalian, kita akan merelakan Rp 250,00 melayang. Artinya, biasanya orang-orang membayar Rp 2.500,00. Namun dengan angkot dalam kota kita bepergian sepuasnya karena tarifnya termasuk jarak jauh dekat.

Pada situasi lainnya, bis-bis yang datang dari arah Bandung tidak berhenti di Rawa Bango. Misalnya, pada jam lima sore sampai besok pagi. Bis tidak akan masuk terminal Rawa Bango, melainkan lewat di depannya hingga sampai kita di Ramayana Departement Store. Disinilah kita akan berhenti untuk menginjakkan kaki di wilayah Kota Cianjur. Sebelum menentukan tempat yang akan kita kunjungi, tak ada salahnya berkeliling dan berwisata kuliner di sepanjang jalan menuju Ramayana Depstore. Disana banyak dijajakan makanan yang tidak terlalu khas, misalnya ayam goreng dan gorengan.

Namun situasi akan nampak lebih khas dengan berjajarnya toko manisan Cianjur. Ya, manisan Cianjur. Itulah makanan khas Cianjur. Yaitu, manisan segala jenis buah-buahan, misalnya mangga, kedongsong, salak, belimbing, hingga tomat. Harganya relatif murah, yaitu Rp. 20.000,00/kg. Bagi yang merasa bahwa angka tersebut terlampau tinggi, silakan belilah dalam ukuran 1/4 atau 1/2 kg. Namun, untuk beberapa manisan tertentu, seperti cermai dihargakan lebih tinggi, yaitu Rp 24.000,00/kg. Di toko manisan juga dapat dijumpai makanan khas Cianjur lainnya, yaitu Tauco. Tauco terbuat dari kacang kedelai. Dimasak sebagai pelengkap nasi atau lauk lainnya. Bahkan dimodifikasi dengan sayuran seperti toge menjadi geco.

Sepertinya keburu malam untuk berjalan-jalan hanya di pusat kota. Jadi kita istirahat sejenak di rumah ane ya. Kebetulan rumah ane juga di pusat kota. Kita lanjutkan perjalan esok hari. Karena, selain sudah larut malam, billing warnetnya udah memuncak!

[foto-foto diambil dari google.com]

Silakan komentar apapun :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 21 November 2008 by in Jalan-jalan and tagged , , .

Arsip

%d blogger menyukai ini: