Tagged with bahasa

TKBI, Mengetes Kemampuan Bahasa Sendiri

Hari ini hari pertama saya berkegiatan seperti biasa lagi di Bandung. Setelah sekian lama rehat dan mendera pesakitan yang cukup lama (#tsaaa), saya harus mulai mengukuhkan lagi niat buat ngeblog. Ya, karena memang cukup terlena lama dengan hanya berjejaring sosial, bikin kekuatan dan kecepatan jari dalam mengetik menurun drastis. Belum lagi, kemampuan otak buat merangkai … Baca lebih lanjut

Makjleb!

Makjleb!

Lain ladang, lain belalang. Lain lubuk, lain ikannya. Foto di atas diambil saat saya memulai kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dua tahun lalu. Terus ada apa dengan foto ini? Rasanya emang gak ada bedanya … Tapi, coba perhatikan sejenak foto di atas dengan saksama. Silakan Sahabat hitung, ada berapa orang yang “tertangkap” kamera? Genap, bukan? … Baca lebih lanjut

Bahasa Indonesia-nya Blogger

Bahasa Indonesia kini sedang dikampanyekan untuk menjadi bahasa internasional. Banyak ahli berpendapat bahwa kemungkinan menjadi bahasa internasional cukup besar, karena didukung beberapa faktor, di antaranya jumlah penutur yang besar (penduduk Indonesia saja 237 juta lebih, ditambah penutur bahasa Melayu), pusat kebudayaan Indonesia yang semakin mudah ditemui di beberapa negara, dan bahasa Indonesia banyak dipelajari di … Baca lebih lanjut

Disiram Gara-gara Lupa Bilang Punten

Disiram Gara-gara Lupa Bilang Punten

Ya, Allah betapa sombongnya aku! Selama ini, aku selalu merasa diri ini ramah, selalu senyum meski pada orang yang tidak dikenal, selalu menjaga agar terhindar dari sombong, judes, jutek, dan berusaha menjaga sopan santun. Tapi, kejadian kemarin cukup membuatku jadi benar-benar tertegun. Gara-gara lupa bilang “punten”, kakiku disiram air. Huh! Kesal sih, tapi hmm… anyway, … Baca lebih lanjut

Senang Bicara Asing? Bisa Jadi Kelainan!

Senang Bicara Asing? Bisa Jadi Kelainan!

“Gak tau deh, innocent banget tuh orang. Kenal juga nggak, sok-sok say hai segala …,” kata seseorang berpenampilan ala mahasiswi dalam bus Trans Metro Bandung. “Ya udah, kalau ngenganggu, di-remove aja,” kata temannya menimpali. “Ya, nanti lah. Pokoknya, sebelum gue confirm, harus dilihat dulu, gue kenal apa nggak sama orang itu!” ujarnya lagi lebih ketus. Percakapan … Baca lebih lanjut