Sudah lama, nih, gak bikin tulisan yang bermanfaat. Semuanya murni geje dan curhat nu asa teu penting da sigana teh. Jadi, pagi ini, saya mau bikin tulisan yang sama-sama gak penting. Tapi, minimal ada nilai informasinya buat yang baca. Gak dapat informasi berguna? Read it or leave it! (Motto ini mau saya pertahankan setelah dapat … Continue reading »
Filed under kuliner …
Asinan Banci
Siang ini, cuaca di Cianjur panas banget. Parahnya, di rumah cuma ada satu kipas angin. Jadi, buat makenya harus berebutan dulu sama babeh. Siapa yang kalah, risiko mau gak mau harus rela ngipasin diri pake hihid. Tahu, kan hihid? Itu lho, kipas yang biasa dipake buat nanak nasi atau bakar sate. Dan, siang ini, pemenangnya … Continue reading »
Kuliner Kenangan
Dua pekan ini, banyak hal baru yang saya alami. Selain mengatur jadwal aktivitas baru, yang semula hanya bekerja menjadi kuliah plus kerja, saya juga tinggal di tempat yang baru. Tetap di Kota Bandung, sih. Tapi, kali ini lebih “ngota” hehehe. Bagi Sahabat yang belum pernah ke Bandung atau cuma sesekali ke Bandung, mungkin Bandung itu … Continue reading »
Nasgor Acakadut dan Puding ala Elfarizi
Malam tadi, saya pulang dari Bandung menuju kampung halaman, Cianjur. Semenjak perkuliahan dimulai lima hari lalu, saya meninggalkan ibu di rumah dalam keadaan sakit. Untunglah, selama saya di Bandung, ada teteh yang menjaga. Teteh saya sudah menikah dan tinggal bersama suaminya. Namun, saat ibu sakit, mau tidak mau, kami berbagi tugas. Di rumah hanya ada … Continue reading »
Nikmati Malam dengan Sop Dapur Amih
Siang tadi, seorang teman menghibur (entah mencibir hehehe), “Sudahlah, artikel dicuri, nanti dapat hadiah. Malam ini kita makan di Dapur Amih.” Begitu katanya tanpa ekspresi. Datar. Yaaa, saya baru ingat kalau malam ini, lagi-lagi saya mau nongkrong di tempat yang akhir-akhir ini sering saya kunjungi. Dapur Amih, salah satu warung makan yang terletak di Jalan … Continue reading »