buburAda satu hal yang membuat saya tidak betah pertama kali tinggal di Bandung. Lantas saya jadi selalu ingin pulang ke rumah di Cianjur. Dan, alasannya hanya karena makanan untuk sarapan. Saya tidak mendapati makanan favorit saya di Bandung. Makanan itu adalah bubur ayam.

Orang Bandung tentu tak terima kalau Bandung dibilang tak punya tukang bubur ayam. Bubur ayam tersebar di mana-mana. Di pinggir jalan, di kantin kampus, dekat kosan, hingga kafe yang lebih elit. Dijual pagi hingga malam. Tapi sayang, bubur ayam Bandung tidak seperti bubur ayam yang selama ini saya kenali.

(lagi…)