Manisan

Sudah lama, nih, gak bikin tulisan yang bermanfaat. Semuanya murni geje dan curhat nu asa teu penting da sigana teh. Jadi, pagi ini, saya mau bikin tulisan yang sama-sama gak penting. Tapi, minimal ada nilai informasinya buat yang baca. Gak dapat informasi berguna? Read it or leave it! (Motto ini mau saya pertahankan setelah dapat hot chili papper comenter akhir-akhir ini).

Setiap daerah biasanya punya makanan khas tersendiri. Nah, kali ini, saya mau memperkenalkan satu lagi makanan khas Cianjur. Selain asinan yang pernah saya tulis, Cianjur juga terkenal dengan manisan-nya. Sesuai namanya, manisan berarti yang manis-manis. Ya, termasuk orang Cianjur juga kali, ya … *gak usah protes* Kebanyakan manisan terbuat dari buah-buahan, meskipun ada juga yang dari sayuran.

Sepanjang jalan di Cianjur Kota ataupun daerah lain di Cianjur, biasanya ada toko manisan. Bahkan, toko manisan berjajar hampir di sepanjang ruas jalan  utama. Selain manisan, di toko manisan juga terdapat banyak kudapan atau oleh-oleh khas lainnya, seperti tauco, goreng bayam, tempe, dodol (khas Garut), moci (khas Sukabumi), dan makanan ringan lainnya. Harga manisan bervariasi, mulai dari Rp24.000,-/kg hingga Rp40.000,-/kg.

Cara buatnya? Sampai saat ini, saya belum bisa bereksperimen membuat manisan. Kecuali, hanya manisan-manisan yang sederhana, seperti curuluk alias kolang-kaling yang hanya pakai gula atau manisan-manisan mangga, salak, dan lain-lain yang hanya perlu gula cair atau air cuka biar awet. Selebihnya, manisan kering yang biasanya proses pembuatannya lebih rumit, saya juga gak tahu cara bikinnya. Ya, gak apa-apalah gak bisa juga, gak usah maksain, El!

Toko-toko manisan berjajar di sepanjang jalan utama Cianjur Kota (Jalan Dr. Muwardi)

Si Hyung lagi bertransaksi, membeli beberapa jenis manisan.

Ini dia jenis-jenis manisan Cianjur.

Di foto terakhir, jelas kelihatan, kan, jenis-jenis manisannya? Oke, saya sebutkan nama manisan yang berjajar empat baris di depan.

Dimulai dari baris pertama (paling belakang) sebelah kiri: pala, nata de coco (kelapa), tomat, ceri hijau, ceri merah, kedondong manis, mangga manis, salak manis, dan kolang-kaling.

Baris kedua dari belakang sebelah kiri: gak jelas apaan, gak jelas manisan apa, belimbing, lupa lagi namanya, antanan pedas, kedondong pedas, mangga pedas, salak pedas, dan pepaya pedas.

Baris ketiga dari belakang sebelah kiri: cermai, gak jelas manisan apa, kalua, wajit sirsak, dodol, dodol, dan nanas.

Baris keempat (paling depan) sebelah kiri: mangga kering pedas, gak jelas, malisu kering (jantung nanas), wortel, mangga kering asam, dan mangga kering manis.

Nah, itu dia manisan-manisan yang tertera di foto. Sebetulnya, ada toko yang lebih lengkap lagi dibanding toko tersebut. Misalnya, toko yang jual manisan kulit jeruk, paladang (pala+pepaya), rambutan, dan lain-lain. Jadi, jika sahabat kebetulan mampir atau lewat Cianjur, jangan lupa main ke rumah saya yang letak gangnya dekat sama toko di atas beli manisan! Mau titip dibeliin? Silakan transfer ke rekening saya *OB=Otak Bisnis* :lol:

About these ads

64 gagasan untuk “Manisan

  1. saya baru pulang dari sana… sempat membeli manisan cianjur…. sangat enak…. tapi paling enak bertih jagung yg disalai…. he!he..

  2. Ping-balik: Nulis PR Aja « Catatan Elfarizi

  3. Aku entah kenapa kurang suka buah-buahan yg diolah seperti ini, hmmm; rasanya lebih enak makan yang segar gitu deh. Tapi kalau makan yang segar terus juga lama-lama bosan juga kali yah, hehehe :)

  4. wuiii, postingan yang manis semanis yg baca #eh
    saya jadi punya referensi nih, besok pertengahan mei jangan lupa bawa manisannya ke Jogja ya Robot El…. :D

    *ngarep sambil tersenyum manis :cool:

  5. aduh aku ngiler. :cry: yang aku inget cuma manisan salak yang pernah aku cicipin. itupun udah lama banget. kirim kesini dong mas el. satu ons aja tiap jenis manisan. :razz:

  6. tapi saya blm pernah bereksperimen apakah penduduk cianjur juga manis. ehmm… saya rasa bang El yang jualan deh, itu apal sekali nama-namanya hanya dilihat dari bentuk dan warna, atau.. memang sebelumnya surve ke tempat itu sblm posting? *entahlah, hnya rumput yang bergoyang yg tau…

    cianjur itu deket sama cipanas nggak ya? atau ciamis mungkin? aku pnya sodara di sana, kapan-kapan kalo mampir mau nyari manisan yg rasanya tak manis… mau minta dibeliin bang El :p

    • Wiii … enak dong, Mbak. Biasanya tauconya cuma jadi pelengkap makanan lain, misalnya dijadiin sambel atau kuah. Bahan utamanya, misalnya toge rebus *haduhhh mendadak homesick* hahaha :D

Silakan komentar apapun :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s