Kata orang, cinta itu sesuatu yang ajaib, bisa membuat orang yang merasakannya melakukan apapun demi mewujudkan cintanya. Orang jatuh cinta pasti berusaha tampil lebih baik dan membuang semua hal-hal buruk dari dirinya, demi menggapai orang yang dicintainya. Waaah, masih siang tapi rada-rada ngelantur gak jelas gini
Tapi, itulah yang digambarkan dalam film Thailand satu ini. Film bergenre drama komedi, bertema cinta ala anak remaja a.k.a. cinta monyet, tapi sama sekali gak ngebosenin buat ditonton. Memang temanya klise, tapi didukung acting para pemain sekelas Mario Maurer dan dibumbui humor-humor centil dan aslinya bikin ngakak yang nonton.
Film ini mungkin terinspirasi dari Beauty and the Beast namun dalam versi sebaliknya. Mungkin Handsome and the Beast hehehe
Pasti semua ingat, kan, telenovela Betty la Fea? Wah itu telenovela yang hits bener waktu saya SD. Nah, film ini punya cerita yang sama, yaitu tentang cewek jelek (untuk gak bilang “buruk rupa”) yang jatuh cinta pada cowok tampan.
Review dan unduhannya pasti udah melimpah di Ustad Google, makanya saya cuma iseng-iseng aja ngomongin film yang udah rilis 2010 silam ini. Namun, satu hal yang paling saya garis bawahi dari film-film cinta Thailand adalah kesan realitis yang digambarkan di dalamnya. Entah kenapa, kalau nonton film Thailand, berasa nonton kehidupan sehari-hari. Beda saat nonton film-film remaja Indonesia. Kebanyakan selalu menonjolkan kehidupan glamor, modern, dan seabreg hal lain yang mungkin berasa ‘asing’ di mata penonton Indonesia sendiri.
Sinopsis
Crazy Little Thing Called Love berkisah tentang seorang gadis 14 tahun bernama Nam (Pimchanok Luevisetpaibool). Nam gadis cupu, kulitnya hitam, berkacamata jadul, dan memakai behel gigi. Karena kondisinya yang sedemikian “mengenaskan” (wiiih hiperbola banget ya:)), Nam hanya punya tiga orang sahabat setia. Ke mana-mana selalu berempat.
Nam jatuh cinta pada kakak kelasnya, Shone (Mario Maurer), yang jadi pujaan cewek-cewek di sekolahnya. Merasa sadar diri, Nam tak hanya bisa berangan-angan bisa mendapatkan Shone. Namun, ketiga sahabatnya membantunya untuk bisa menggapai mimpinya itu. Beragam cara dilakukan Nam dan sahabatnya, seperti memutihkan kulit, melepas kacamata, behel, dan mengikuti ekskul drama. Selain demi Shone, Nam juga berusaha meningkatkan prestasinya di kelas demi mewujudkan mimpinya ke Amerika, menemui ayahnya yang bekerja di sana.
Perlahan-lahan, Nam mulai berubah. Berawal saat ia terpilih memerankan Putri Salju (saking tidak ada lagi pemain yang pas) pada pentas drama. Saat itu, Pin (Kachamat Pormsaka Na-Sakonnakorn), teman sekelas Shone, bertugas mendandani Nam yang kemudian mulai menunjukkan kecantikannya. Nam mulai dikenal dan jadi pusat perhatian di sekolahnya, termasuk Shone dan temannya yang baru saja pindah, Top (Acharanat Ariyaritwikol).
Saat Nam “berhasil” menjadi cantik, namun ternyata kisah cintanya tidak terlalu mulus. Itu karena Top menembak Nam terlebih dahulu. Meski belum memberi jawaban, Nam akhirnya mulai sering bergabung dengan kakak-kakak kelasnya itu: Shone, Top, dan Pin. Ketiga sahabatnya mulai merasa kesal dan sedih karena Nam mengacuhkan mereka.
Ceritanya semakin rumit saat Nam menolak Top karena ia sudah punya pilihan sendiri. Top yang sakit hati meminta Shone sebagai sahabat dekatnya untuk tidak mendekati Nam. Itulah sebabnya selama tiga tahun, Shone tak kunjung menyatakan cinta pada Nam. Hingga di akhir kelas 3 dan Shone hendak lulus, Nam memberanikan diri mengutarakan perasaannya pada Shone. Sayangnya, saat itu ternyata Shone sudah jadian dengan Pin (ribeeet ya
).
Klasik, kan? Tapi, film ini tambah seru dengan kehadiran wali kelas Nam, Ms. Inn (Sudarat Budtporm). Guru centil ini terpikat pada guru olahraga, Mr. Phol (Tangi Namonto), meski harus bersaing dengan Ms. Orn. Berbagai hal konyol dilakukan Ms. Inn, baik pada Mr. Phol maupun pada murid-muridnya. Yang jelas, kehadirannya yang bikin film ini segar dan gak menjebak kita dengan cinta-cintaan Nam dan Shone saja. Jadi, film ini mengisahkan cinta, persahabatan, dan kekonyolan Ms. Inn.

Ms. Inn mendapat hadiah dari Mr. Phol dan memamerkannya pada guru lain. Padahal, guru lain dapat hadiah yang sama bahkan lebih banyak.
Meskipun bukan film yang superkeren, tapi film ini asyik buat ditonton di kala senggang atau bisa jadi hiburan di kalau galau mendera hehehe.










garagara film inilah, saya jadi nyarinyari filmfilm mario maurer yang lain *susah menolak muka ganteng*
hahaha, film Friendship juga bagus lho
baru liat saya gan……..
bagus hehheee……..
Perjuangan Nam Luar Biasa Untuk Mendapatkan Hati Shone….Salut Buat Nam….Film ini Memang Menginspirasi Bgt Buat Ku….:)
Bener2 beda bgt pas dy masih jelek. Bedaaaaaaaaaa bgtttt. Padahal aslinya cantik yah. Saya nangis loh nonton film ini. Hahahaha
apalagi pas bagian Nam baca2 bukunya Shone. Itu tuh yg isinya foto2 candid Nam *meleleh*
wahh gue pernah nih nonton ini
ya emang seru sih buat di tonton bareng-bareng atau buat santai
Ahh ntar pengen coba review film deh
Hayo ditunggu!
Endingnya gak oke tapi.
Make-up pas masih elek, keren banget.
Bisa jadi elek gitu, padahal asline wonge ayu…
Mariooo Maurer ganteeeng
sepakat, Mbak Una!
aku kurang suka ending pas talk show itu,
padahal kalau dibikin ngegantung lebih oke pas Shone pergi itu lebih oke
yap, make-up-nya keren … bisa ketutup cantiknya
eniwei … makasih ya Mbak Una udah dibilang ganteng #plaaak
Lah terus endingnya gimana?
*pecinta spoiler*
tenang aja happy ending, tapi kurang greget hehe
saya suka film ini,, sangat sangat suka
. tapi yang saya tonton judul film ini first love,,,
Ya, memang ada juga yang bilang ini First Love
wah…yayaya…..saya juga suka lho
sama donk
ih masnya ini penyuka film yah. mau-mau yang ini.
hehe, sebetulnya gak holic juga, lagi mood-nya nonton dan unduh film
coba mbak unduh aja di http://www.ganool.com, ada kok
hiyaaaaaaaaa klo ngunduh, mana bisa. wong sering problem loading kok. nah loh kena penyakit bahasa nih. hehehe. jadi malu
Oke, gak jadi problem kok (hehehe, malah penyakitan nih)
Mbak … maaf, postingan tadi saya hapus dan diganti revisinya. Dikira belum ada komen tadi. Silakan, dikomentari kembali.
Maaf ya atas ketidaknyamanan ini *maintenance server* hehe
FIlm thailand ini ya? soalnya saya pernah direferensikan oleh teman-teman wanita di kantor saya. mereka bilang sih bagus.
Yap, film Thailand … Yap, filmnya menghibur, mas
saya juga suka film ini,,,bagus…
ceritanya bener2 ngegambarin kehidupan anak muda yg colourfull
yaaap, muda banget … bikin kita jadi berasa remaja lagi
owowowowow wajib ditonton nich sepertinya — hunting filmnya dulu ^.^”
nice info share Bang Elfarizi
Salam Kenal ^.^”
Yaaap, filmnya menghibur. Lumayan dah
Salam kenal juga Bang Eko
hahahaha, sejenis Betty La Feya gitu ya (atau Ugly Betty kalau versi Amerikanya), hmmm…
Yappp, betul Mas Zilko.
Tapi cerita remaja ini
Judulnya hampir miri dengan judul lagunya “Netral – Cinta Gila”.
Itulah cinta, kadang bikin gila kadang juga bikin stress (kalau diputusin).
hehe, jangan sampe stress karena diputusin laah, ngeri loh mas
Betul juga ya.
Kalau diputusin, solusinya ya cari lagi.
Hahahaha…
waah solusi yang cerdas itu … kalau kata mama, sambil menyelam, minum susu
belum nonton nih
silakan tonton, lumayan buat hiburan weekend
aku bukan penggemar film dengan cerita seputar kisah percintaan ABG sih. risih aja gitu ngeliat anak bau kencur pacar-pacaran
tapi ini film , lumayan populer di kalangan murid2ku. along with 500 Days of Summer. klo menurutku, kedua film tsb, sama-sama ga menarik minatku
hehe, selera boleh beda … yang penting masih menjunjung tinggi NKRI hehe
nice info…
wah aku punya film ini. . . .. keren juga ceritanya… bikin mules perut. . .
yap, palagi gurunya itu bikin ngakak gila
Tampangnya kayak orang Indonesia, ya?
Yap, rata-rata aktornya mirip Indo. Tapi yang blasteran juga banyak hehe
Aku pernah liat deh… Tapi aku lebih suka yang romantic princess…
wah… suka juga ya…
wah itu saya belum lihat … bisa jadi referensi nih … thanx
sama2…
oya, kalo mau yang memotivasi itu “dragin zakura” fil jepang itu
waaah nambah satu nih … biasanya saya langsung cari review-nya di google terus sedot deh
Coba review-nya ada di blog Mbak Dera, biar aku baca
Hiihhihii…. masih lebih mengutamakan curhatan gak penting ini :p
waaah kata siapa gak penting? penting kok … untuk saling mengingatkan dan berbagi pengalaman
Keep sharing
Huwaaah… :O Terharu aku dibilang gitu…
hihihihihi
Mas Farizi orang baik…
Amin amin amin
asyik dibilang baiiiik
mau mau mau
ajak aku dong sob nonton film iniiii
Yaudah sini … di leppy ada file.nya, silakan di-copy hehe
Kalau nggak, donlot aja
film thailand…
Yang jadi kendala kalo saya nonton film thailand itu bahasanya, mungkin karena nggak biasa dengar bahasanya jadi saya kurang bisa meresapi… hehe
tapi ini bikin penasaran! saya cari ah….
kan ada subtitle nya? hehehe
Tapi, memang bahasanya itu lucu aja, logat dan pelafalannya hehe
film yang so sweet banget,,, dulu pengen bikin reviewnya cuma gak kepikiran gimana menyajikan tulisannya …he
yaaa, keduluan donk :p
Tapi, gapapa … asal review-nya lain dari yang lain aja
thai punya ya…
wah ketinggalan saya belum nonton thai movie lagi..
Iya nih … Thai punya. keren-keren juga romcom-nya, kirain cuma horror aja
Si Nam aslinya emang cantik eh..Kalau jelek beneran, bakalan ngimpi doang seumur hidup buat dapetin si Shone..Film emang selalu bokis ya..
Hehehe, begitulah film, mbak
ehm..jadi pengen lihat ni film kayaknya seru
wah pokoknya silakan donlot deh … tontonan seru
jdi pengen nonton ni film kayaknya seru
wah pokoknya silakan donlot deh … tontonan seru
love is cinta donk pastinya……….xixixi
salam hangat dari blue
bukan love is legit yaaa #jayus
salam blogger juga
love is blind…!
makanya orang bercinta selalu meraba-raba, demikian kelanjutan pepatah tersebut hehe
kayaknya seru sob hehehehehehehe…. koq bsjd cantik gt ya heheheheheheheh
emang asalnya udah cakep, cuma tim make-up-nya aja pinter hehehe
seru bikin ngakak pula